Undangan untuk Bersama Menyelamatkan KPK

4 Mar

unnamedAlumni Lintas Kampus Perguruan Tinggi mengundang seluruh anak bangsa untuk bergabung menyampaikan tuntutan kepada PLT Pimpinan KPK agar melakukan PK atau MUNDUR pada :

Hari/tgl : Kamis, 5 Maret 2015
Waktu : 15.00 – 16.00 WIB
Tempat : Gedung KPK Kuningan
Agenda : Bertemu pimpinan KPK menyampaikan tuntutan.

Atas nama Alumni lintas PT

Chandra Motik (UI)
Betty Alisjahbana (ITB)
Suwidi Tono (IPB)
Rimawan Pradiptyo (UGM)
Sugi (ITS)
Ferizal Ramli (IASI Jerman)

 

Cinta Berpamrih!

3 Mar

Joko Widodo A.K.A Jokowi, Jakarta Governor

Kau pikir selama ini aku mempercayaimu karena aku tulus padamu?

Kau pikir saat aku berjuang untukmu, bersama-sama denganmu, itu berarti aku tanpa pamrih padamu?
Kau pikir saat membelamu dengan segenap hati dan perasaanku, lalu kau maknai aku tidak akan menuntut apa-apa padamu?

JOKOWI, kau salah besar jika berpikir seperti itu!
Cinta, kepercayaan dan pengharapan ku padamu penuh pamrih!
Pamrihku, jika kau berani berselingkuh dengan para koruptor bedebah, kamu pasti akan kulawan!

Aku tidak perduli perlawananku itu berarti padamu atau tidak

Tapi perselingkuhanmu membela para koruptor bedebah adalah perbuatan yang layak untuk kuhinakan.

Mungkin seorang seperti aku tidak berdaya dihadapanmu, tapi sadarkah kau bahwa mereka-mereka yang lain disana, mereka juga mencintaimu dengan pamrih seperti aku.
Pamrihnya: Kau harus memerintahkan negeri ini dengan menggunakan nuranimu.

JOKOWI, jika kau abaikan nuranimu, kuyakin mereka-mereka disana akan meneriakan kemarahan mereka padamu yang akan memekakkan telinganmu!
Jika sejuta mereka berteriak, dan terus berteriak, kuharap telinga mu cukup kuat untuk tidak terkoyak!
Terkoyak bersama angkuhnya kekuasaanmu!

Jokowi, tidak ada kata terlambat, saat ini juga hentikan selingkuhmu dengan para bedebah koruptor itu!
Biarkan KPK buah hati hasil rahim reformasi bangsa kita tetap berjalan dengan jadi diri dan bahasa citranya: menghancurkan bedebah korupsi!
Jika kau halangi dia, maka kemarahan dari orang-orang yang (pernah) mencintai itu amat dahsyat dampaknya…

Dari Tepian Lembah Sungai Elbe

Hentikan Negeri Auto Pilot dalam Pemberantasan Korupsi

3 Mar

14242365301393996681

KPK mati suri karena sikap Autopilot Presiden Jokowi yang membiarkan semua kekuatan korupsi menghancurkan KPK. Kelompok bandit korup penghancur KPK ini dipimpin korps Polisi Komjen Buwas (Budi Waseso). Buya Syafii Maarif mengatakan bahwa Komjen Buwas adalah biang keroknya.

Presiden Jokowi dan Wapres JK yang biasanya sregap dan cakap berpihak pada rakyat, saat ini mereka seperti terkena Amensia. Lumpuh syaraf-syaraf keberaniannya untuk berpihak pada kebenaran dalam memberantas korupsi.

Para diaspora di Luar Negeri (saya pribadi sebagai pimpinan salah satu institusi diaspora di LN) bersama dengan rekan-rekan organisasi Mahasiswa yang ada di luar negeri sedang membangun komunikasi intensif dan bersinerji dengan para aktivis dan akademisi dari berbagai Perguruan Tinggi di Indonesia untuk bersama membela KPK.

Masyarakat TIDAK boleh diam. Kita semua harus bersikap. Kita sedang siapkan manifesto untuk melawan hal ini. Kita akan siapkan dukungan bergelombang yang diharapkan akan menjadi badai Tsunami bagi para gerombolan bandit yang ingin menghacurkan KPK.

KPK harus diselamatkan. KPK ini lahir atas buah hasil reformasi kita belasan tahun lalu yang mengorbankan jiwa raga rakyat: karena kita ingin pemerintahan bersih dari korupsi. KPK lahir dari rahim reformasi dan telah menjalankan tugasnya dengan baik memberantas korupsi. Sekarang saat KPK ingin dihancurkan. Kita semua mestinya tidak boleh diam.

Jokowi harus dijewer agar dia berani bersikap menghentikan para gerombolan berseragam polisi yang saat ini menghancurkan KPK. Masak seorang Presiden yang dapat mandat dari rakyat takut menghadapi seorang Komjen Buwas yang bikin kerok.

Dari Tepian Lembah Sungai Elbe

Urang Minang!

19 Feb

COLLECTIE_TROPENMUSEUM_Poserende_Minangkabauers_in_gelegenheidskleding_TMnr_10005033

Urang Minang!

Urang Minang itu menarik, ada yang seperti Buya Syafii Maarif Guru Bangsa yang benar-benar penuh idialisme dan menjujung tinggi kejujuran.

Ada yang seperti Sarpin Rizaldi; Hakim Bangs*t yang logikanya nuraninya berantakan tanpa rasa malu. Karakter Sarpin Rizaldi dalam masyarakat Minang mungkin mewakili kelompok Para Urang Bagak, Parewa dan Pancilok!

Hanya sejarah mencatat dari rahim Urang Minang lebih banyak yang terlahir orang baik, sebut saja M. Hatta, M (Wapres). M Natsir (PM), Sutan Sahrir (PM), Agus Salim (Menlu), Syafrudin Prawiranegara (Presiden PDRI), M. Asaad (Presiden RI masa RIS), Buya Hamka (Ulama Besar), Tan Malaka (Tokoh Pergerakan), dll, dll…

Cuma jangan lupa sejarah dan cerita-cerita sastra legenda orang Minang juga seringkali menceritakan sebagai intropeksi nilai ke masyarakatnya bahwa “Malin Kundang” itu legenda cerita tentang sifat buruk yang harus dijauhin oleh orang Minang.

Cerita Roman “Siti Nurbaya” tentang sifat jahat Datuk Maringgi, cerita sastra “Sengsara membawa nikmat” tentang kejahatan si Angku Muda dan Orang Kaya keme­nakan Tuanku Laras, adalah contoh cerita tentang perilaku jahat dari komunitas Minang. Penjahat di komunitas Minang biasa mereka sebut dengan Urang Bagak, Para Parewa atau Para Pancilok!

Yang unik cerita-cerita buruk ini sengaja ada dalam karya sastra dan legenda masyarakat Minang tampaknya dijadikan autokritik bahwa kejahatan itu selalu eksis di masyarakat sehingga harus selalu diwaspadai.

Menengok Diskusi Fasbuk di komunitas Alumni UGM, ITB dan UI

19 Feb

Alumni

1. Link Group KAGAMA: https://www.facebook.com/groups/kagamavirtual/
2. Link Group ILUNI: https://www.facebook.com/groups/iluni.ui/
3. Link Group IA ITB: https://www.facebook.com/groups/ia.itb/


Link Group KAGAMA diikuti oleh 12.500 anggota lebih. Groupnya bersifat tertutup. Hanya anggota yang bisa melihat postingan.

Group ini amat super dinamis. Diskusinya 24 jam sehari berjalan terus dari menit ke menit mengingat alumni UGM dari berbagai negara ikut semarakan diskusi sehingga jika dibelahan bumi nusantara tidur lelap, akan dilanjutkan oleh alumni yang tinggal belahan dunia lainnya. Hampir tiap menit (atau detik ?) ada postingan baru. Para anggotanya seperti kecanduan diskusi, mirip kecanduan game online :D

Semua materi pasti dibahas secara bebas tanpa batas dari mulai IPOLEKSOSBUDHAMKAMNAS sampai Agama, Sex, Selingkuh, dll, dll, dll. Dari diskusi serius dengan teori khas UGM yang kuat di-teori, sampai diskusi eyel2an ra mutu :P
Kesimpulannya: para KAGAMA-ers ini umumnya orang-orang yang ndak punya kerjaan, sibuk pisbukkan terus mereka :D
Tapi sisi positifnya secara sosial mereka berinteraksi amat dekat dengann komunitasnya…


Link Group IA ITB yang diikuti 7.500 anggota lebih dan bersifat terbuka. Para anggotanya terlibat diskusi meskipun tidak seaktif Kagama. Jarang sekali ada diskusi panjang yang komentar dan tanggapannya bisa ratusan apalagi sampai ribuan itu nyaris tidak ada. Jarang juga terlihat diskusi yang eyel-eyelan. Kebanyakan umumnya para anggotanya akan melemparkan jawabannya lebih memilih untuk tidak terjadi bentrokan dan menghindari beda pendapat dengan anggota lainnya. Mereka akan tanggapi secara rasional dan realtif formal.

Kesimpulannya: Group IA ITB tampaknya anggotanya lebih santun-santun dalam diskusi dan juga mereka tidak terlalu intens di media sosial karena mungkin mereka orang-orang yang sibuk :)
Atau memang mereka tidak terbiasa untuk berpolemik karena ITB rumpun ilmunya relatif homogen sehingga sudut pandang anggotanyapun umumnya dalam mainstream yang sama? :)


Link Group ILUNI yang anggotanya yaitu 11.000 lebih dan bersifat terbuka. Hanya group ini nyaris begitu sepi dari hiruk pikuknya diskusi. Yang ada cuma postinga-postingan seperti meloper koran tanpa tanggapan memadai dari rekan diskusi lainnya. Selain itu, postingan awal trit-nya lebih banyak dari copas link media atau blog atau tulisan orang lain, bukan tulisan original dari si anggotanya saat memulai membahas sebuah masalah. Yang nanggapi nyaris tidak ada.

Kesimpulannya: Alumni UI tampaknya ingin bergabung bersama di UI sebagai identitas kelompok sehingga Group ini relatif besar anggotanya. Hanya alumni UI tidak menjadikan Groupnya sebagai komunitas untuk berinteraksi sehingga tidak merasa perlu terlibat dan berdiskusi di groupnya.
Atau memang alumni UI itu individualis dan ndak peduli dengan komunitas? Kalau pun peduli maka mereka cuma peduli pada identitas ke-UI-annya bukan pada interaksi dengan komunitasnya? :)


Itu adalah hasil amatan saya sepintas atas 3 Group alumni yang kebetulan paling banyak komunitasnya di Indonesia ini. Ndak usah terlalu serius yang menanggapinya yah :)

Dari Tepian Lembah Sungai Elbe

Jokowi Gawang Lawan Kosong!

16 Feb

JokowiTimeMagazine_TimeAdamFergusonJokowi ini gawang lawan jenengan kosong. Ibarat bola, Jokowi sudah di kota pinalti sendirian, tanpa dikawal dan kiper lawan sudah tersungkur jatuh. Jika tidak bisa cetak gol maka habislah riwayat kredibilitas Jokowi.

Lihatlah keputusan Hakim Praperadilan yang amat menguntungkan posisi Jokowi ini. Keputusan Hakim Praperadilan jelas menyakiti nurani rakyat. Semua tersakiti. Semua marah dan muak atas keputusan ini.

Tapi saya ingat perkataan almarhum Pak Nurcholis Madjid saat saya kuliah dulu dalam sebuah seminar di Universitas Brawijaya sekitar tahun 1995-an kalau tidak salah. Disaat chaos seperti ini justru sebuah sikap yang benar dari seorang pemimpin akan membangkitkan semangat seluruh rakyat! Itu ibarat energi kuat yang akan membangun solidaritas bersama seluruh rakyat. Jokowi punya peluang mewujudkan ini.

Jika Jokowi TIDAK melantik BG maka ini adalah gol manis yang dipersembahkan buat rakyat Indonesia. Artinya:

Satu, Jokowi adalah pemimpin yang bersama nurani rakyat, membangun harapan bahwa korupsi adalah musuh yang harus diperangi bersama rakyat. Artinya, Jokowi TIDAK akan mundur sedikit pun terhadap pemberantasan korupsi. Jadi, justru di saat sistem berpihak pada koruptor, Jokowi justru paling depan melawannya. Ini akan membuat rakyat Indonesia benar-benar akan mencintai Jokowi secara tulus. Ini juga akan membungkam prasangka buruk atas kredibilitas Jokowi.

Kedua, Jokowi menunjukkan pada seluruh rakyat bahwa dia bukan presiden boneka yang bisa disetir oleh kepentingan oligarki politik. Jokowi adalah Presiden yang mengambil keputusan karena dirinya sendiri. Jokowi  bisa saja salah tapi sinyalnya tegas: tidak akan pernah mau menggandaikan nilai kebenaran saat koruptor ingin memberangus KPK. Ini akan membuat Jokowi di segani kawan dan ditakuti lawan!

Ketiga, Jokowi menunjukan pada rakyat bahwa dia bisa dipercaya untuk membenahi Polri yang selama ini dikenal sebagai institusi korup. Jokowi berani mengambil sikap secara independen sesuai nuraninya. Ini membuat seluruh Korps Kepolisian akan tunduk padanya karena ketegasan sikap Jokowi dalam ambil keputusan.

Jadi Jokowi, jika ini main bola, gawang lawan politik Jokowi itu telah kosong! Jokowi tinggal tendang dan pasti Gol. Jadilah dia akan dicintai rakyat karena mereka percaya akan kesungguhan Jokowi memberantas korupsi. Dia pun akan disegani kawan serta ditakuti lawan. Dia juga akan membuat seluruh jajaran kepolisian tunduk di bawah kepemimpinannya dengan penuh respek.

Benar-benar gurih peluang yang ada di depan mata Jokowi saat ini. Jangan salah ambil keputusan lagi. Jika peluang yang begini bagus disia-siakan maka ini berarti “Lonceng Kematian” bagi kredibilitas Jokowi.

Ini „ceto welo-welo“ sasmitanya: jangan lantik BG dan pilih segera Kapolri baru yang lebih baik. Ada Komjen Dwi Priyatno dan ada Komjen komjen Suhardi Alius yang bisa dijadikan pasangan Kapolri dan Wakapolri. Lalu jika ada kekosongan pimpinan KPK karena status hukumnya maka segera angkat Komjen Purn Oegroseno untuk jadi pimpinan KPK. Siapa bilang Polri dan KPK tidak bisa bersinerji memberantas korupsi? Ini peluang Jokowi untuk mewujudkannya.

Jadi, jangan teledor lagi ambil keputusan dalam hal BG ini dan segera putuskan. „Hanya Tuhan yang akan menolong jenengan jika masih juga salah mengambil keputusan ini!“

Dari Tepian Lembah Sungai Elbe

ETIKET Pemakaian SUIT yang BENAR dan SALAH!

12 Feb

(Bosen terlalu serius posting Fulitik, posting intermezzoo ah…)

Pada Gambar 1 KIRI: Saya memakai suit with raincoat sekaligus rompi. Raincoat-nya sudah benar tetapi SUIT yang saya pakai (dikarenakan dengan rompi) seharusnya seluruh kancingnya dibuka semua. Boleh juga jika dikancing maka kancing bawahnya yang dibuka. Pada saya ditutup semua, ini salah.

Tapi ini kesalahan yang wajar dikarenakan saya Penggemar Cary Grant. Lihat Gambar 2 photo-nya di sebelah kiri. Cary Grant pun mengancing suit-nya seperti diriku wkwkwkw „tongue“-Emoticon

Pada Gambar 1 KANAN: SUIT yang saya Pakai BENAR! Memakai Suit lengkap dengan rompi suit-nya seharusnya Jas Suit kancingnya dilepas! Yang dikancingkan adalah rompinya.

Kalau ndak percaya lihat aja Gambar 2 Photo kanan, itu Sean Connery juga berbusana mirip diriku hehehe „grin“-Emoticon

Catatan:
Pada Orang Indonesia dimana memakai Jas itu TIDAK lazim karena sumuk (alias puanass „grin“-Emoticon ) maka etiket memakai Jas seringkali tidak kita perhatikan. Meskipun kita tahu tetapi karena bukan kebiasaan maka sering kali lupa. Apalagi buat orang Indonesia etiketnya justru mengancingkan seluruh kancing baju itu lebih rapih. Menjadi salah kaprah jika kebiasaan ini terbawa ke jas yang punya etiket berbeda.

Pakai Suit yang Salah dan BenarSuit

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 8.635 pengikut lainnya.