China Naga Perkasa yang mengindap Penyakit Kanker


China Naga Perkasa yang mengindap Penyakit Kanker

Benarkah Cina akan menyalip Amerika dan menghabisi dominasi Pax America? Peluang ke arah sana mungkin, tapi juga bisa tidak mungkin ini terjadi. Begini memahaminya.

Ada 3 Titik Krusial sebuah Negara bisa menjadi Super Power di bidang Ekonomi dan Perdagangan yaitu (1) Memiliki Sumber Daya Energi, (2) Mempunya Industri Kompetitif dan (3) Menguasai Jalur Logistik. Nah, pembangunan Cina itu harus dimaknai untuk menguasai ke-3 point diatas ini. Pada titik ini benar Cina itu hebat!

Jalur Logistik yang sedang dibangun Cina memang „on right track“.

Jalur Sutera Modern darat dari Shanghai- China (yang merupakan Pelabuhan Samudera teramai di dunia) menuju Duisburg-Jerman (yang merupakan Pelabuhan Sungai teramai di dunia) yang berjarak puluhan ribu kilometer dibangun Cina. Inilah salah satu bentuk supremasi yang ingin ditunjukkan China untuk menguasai Jalur Darat paling strategis dunia.

Jalur Laut Trans-Hindia dari Shanghai dan berbagai pelabuhan Cina menuju Eropa dan Afrika melalui Samudera Hindia juga sudah dibangun Cina. Srilanka, Pakistan, Iran, Dubai, Djibuti, Mesir dan Israel lalu melalui Terusan Suez menuju Eropa dikuasai oleh Cina.

Dari Srilangka lalu menuju Kenia, Tanzania atau langsung menuju Mangaskar terus ke Afrika Selatan dan melingkari benua belahan Barat Afrika dikusai oleh jalur perdagangan laut Cina. Srilanka karena terkena hutang LN saat ini menjadi daerah „jajahan“ Cina paling strategis untuk menguasai jalura dagang laut Samudera Hindia ke Eropa dan Afrika.

Tidak cuma itu Cina jelas sekali ingin memotong jalur Selat Malaka yang tidak ekonomi dengan membuat terusan Kra di Thailand. Dengan adanya terusan ini maka perjalanan laut akan terhemat minimal 1 minggu dibandingkan jalur Selat Malaka. Cina pun amat hadir mengklaim wilayah kaya Sumber Daya Alam Kepulauan Spartly.

Masih kurang hebat tuh, Cina malah mulai mengusai jalur Pasifik. Selain punya hubungan dagang yang kuat dengan USA, Cina hadir sebagai penguasa Amerika Latin. Dikarenakan Terusan Panama dikuasai Amerika, maka Cina buat terusan baru yaitu Terusan Nikaragua. Ini akan membuat Cina bisa memonopoli jalur dagang antara Samudera Pasifik dan Samudera Atlantik.

Industri yang dikuasai Cina pun superpower. Dalam masalah harga Produk Cina jauh lebih murah dari produk manapun. Dalam masalah kualitas Produk Cina hanya kalah dengan Product Made in Germany. Sementara dengan produk negara lain Cina berani kompetisi dengan harga amat murah.

Untuk Energi, Cina memang tidak punya Sumber Daya Alam cukup untuk yang ini Cina lemah. Jadilah Cina punya kepentingan dekat dengan Iran dan Rusia yang kaya dengan sumber daya energi.

Jika anda membaca semua hal ini maka anda semua akan yakin Cina punya peluang besar jadi pemenang menggantikan Amerika. Aku tidak salahkan keyakinan anda, hanya bagiku kita harus lihat juga sisi lemahnya Cina. Apa itu? Ternyata Cina punya penyakit kanker yang berbahaya.

Hutang Luar Negeri Cina itu (Swasta dan Pemerintah) menurut Jurnalist Cina Shi Ming mencapai 400 dari GDP-nya. Bandingkan dengan Jepang yang hanya 250% atau jika anda bandingkan dengan Indonesia itu cuma sekitar 60% saja (hutang LN Swasta dan Pemerintah). Ini jelas bukan hal sederhana bagi Cina. Ibarat penyakit, ini kanker yang menggerogoti.

Sisi lain, masa-masa kejayaan pertumbuhan Ekonomi Cina yang 2 digit sudah selesai. Dunia sudah jenuh dengan banjirnya produk Cina meskipun harganya murah. Dunia over supply produk sehingga Ekonomi Cina sulit tumbuh bahkan akan terlalu panas serta stagnan.

Ekonomi Cina tumbuh bubble dimana industri-industri Cina yang tumbuh sudah tidak dibutuhkan lagi produknya oleh dunia tapi Cina maksa terus bangun industri dan memproduksi barang demi supaya ekonominya tumbuh. Inilah yang dikatakan bubble yang melembung seperti balon dan bisa meletus jadi krisis.

Jepang pernah mengalami ekonomi bubble, dan untuk membuat jangan sampai meletus Jepang perlu kehilangan 3 dekade tanpa pertumbuhan ekonomi sama sekali bahkan pernah minus.

Bisa dibayangkan jika Cina mencontoh cara Jepang agar bubbelnya tidak meletus maka 3 dekade atau lebih tanpa pertumbuhan akan membuat pengangguran di Cina berantakan dimana2. Dari awalnya kerja dapat uang lalu tiba-tiba nganggur bisa ratusan juta atau milyaran pekerja maka bisa bubar negara Cina.

Hutang Cina yang besar serta Ekonomi Cina yang bubble itu adalah kanker yang serius. Masalahnya daya tahan diri Cina tidak sekuat kemampuan ekspansinya keluar. Daya tahan Cina itu ditentukan oleh 1 hal: Sistem Otoriter Partai Komunis Cina agar masyarakatnya mau tunduk pasrah dengan yang terjadi. Ini sistem kekebalan yang lemah.

Bisakah masyarakat industri Cina menerima jika tiba-tiba dia nanggur? Apakah mereka tidak membuat rusuh dan memberontak. Ini bukan angka kecil ini menyangkut ratusan juta orang.

Ironisnya, bisakah masyarakat kelas menengahnya yang melihat dunia demokrasi akan tetap diam dalam tekanan otoritas partai komunis saat terjadi pengangguran dan lain-lain.

Apakah para Spekualan Investment banking yang melihat Cina punya hutang Luar Negeri nya sampai 400% cuma diam saja tidak minat untuk ikut taking profit sambil jorogin ekonomi Cina ke krisis mirip Krisis Ekonomi Indonesia dulu?

Tapi apa sesungguhnya penyebabnya sehingga hutang Cina menjadi begitu liar? Jawabannya Cina mendapatkan dananya dari Shadow Banking System, atau bahasa awamnya Sistem Pinjaman ala Tengkulak tanpa ada feasibility study pinjam uangnya hanya resikonya bayar bungannya tinggi serta pinjamannya ugal-ugalan.

Sejak tahun 2012 Hutang LN Cina itu meroketttt! Tahun 2014 sudah 300% hutang LN-nya dari GDP, tahun 2017 sudah hampir 400%!

Cina memang Perkasa tapi Cina sesungguhnya mengindap penyakit kanker yang berbahaya yang di dalam dirinya tidak sekuat terlihat diluar. Aku pribadi ndak yakin Cina bisa menjadi no: 1 dunia, tapi jika perang Dagang dengan Amrik terjadi maka hasil akhirnya mirip PD 1 dan PD 2 antara Inggris vs Jerman yang kalah justru keduanya!

#dariTepianLembahSungaiElbe

Ferizal Ramli

Iklan

2 thoughts on “China Naga Perkasa yang mengindap Penyakit Kanker

  1. Ping-balik: Indonesia, Jerman dan Amerika – 3 Elang yang berbeda nasib“ | Ferizal Ramli's Blog

  2. Ping-balik: Mari Kita Bicara Eropa: Belanda si Mungil yang Trengginas dan Nasib Bekas Jajahannya | Ferizal Ramli's Blog

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s