Kuliah di Yogya…, dan Sekitarnya (Bagian-1: UGM)


Kuliah dimana anak anda jika anda tinggal di sekitar Yogyakarta? (Bagian-1)

Musim penerimaan mahasiswa baru sudah mulai. Kita para orang tua pusing kepala dibuatnya karena ini titik krusial bagi masa depan putra-putri kita. Untuk diingat PTN di Yogyakarta itu TIDAK CUMA UGM tapi banyak lainnya. Paling tidak PTN di sekitar Yogyakarta tercatat seperti UPNVY, UNY, UIN Suka, STT Batan, STMIK MMTC, Poltekes Yogyakarta, Politeknik ATK, ISI Yogyakarta, Untidar Magelang dan UNS Solo. Hanya mari kita bedah satu persatu:

UGM
Universitas Gadjah Mada ini jelas tiada bandingannya. Alumninya dari mulai Presiden, Menteri, Gubernur, Pejabat Birokrat, Eksekutif Perusahaan-Perusahaan Besar, Pengusaha, Penemu Paten, Pimpinan Parpol, Ilmuwan Hebat maupun para profesional dan ahli terlahir dari kampus Bulaksumur ini. Tradisi Akademiknya hebat, prestisius secara reputasi, jejaringan internasionalnya kuat, link and match dengan industri erat, menghasilkan aktivis-aktivis hebat yang menjadi leader masa depan, kuat di riset sehingga selalu langganan juara umum PIMNAS dan berbagai atribut superlatif lainnya melekat di UGM. Saat yang sama UGM punya orientasi kedekatan dengan rakyat secara visi sehingga sering juga dikenal dengan “Kampus Ndeso” atau artinya harafiahnya Kampus Orang Desa karena spiritnya berpihak pada rakyat desa. Jadi, masuk UGM itu garansi sebuah kualitas dan nama baik.

Hanya di UGM sendiri perlu dipahami ada 3 cara masuknya:

1. S1 Regular
Untuk jurusan favorit maka ini amat sulit. Jika anak anda diterima di jurusan favorit maka “madecer”, masa depan cerah menanti putra/i anda. No doubt! S1 Regular UGM terutama jurusan favorit itu ideal hanya kompetisi masuknya amat sulit. Favorit disini artinya marketable.

Hanya perlu dipertimbangkan masuk S1 Reguler UGM cuma dasarnya yang penting keterima UGM lalu ambil jurusan yang tidak marketable. Ini bisa berbahaya! Jadi, jika pun anda meminta anak anda ambil jurusan S1 yang tidak marketable agar lebih mudah masuk UGM maka PASTIKAN dia cinta jurusan tsb. Jika dia cinta, maka dia akan berkembang secara hebat dengan tradisi UGM. Jadilah, meskipun lulus dari jurusan tidak marketable tapi dia seorang lulusan yang mumpuni! Dia akan jadi rising star di bidangnya untuk kejayaan masa depannya.

Sesungguhnya, seorang lulusan S1 UGM dari fakultas atau jurusan manapun jika saat kuliah bersungguh mendedikasikan waktunya untuk belajar maka dia pasti akan menjadi lulusan Sarjana yang mumpuni. Seorang lulusan Sarjana UGM itu amat terkenal kuat sekali di konsep dan teori, metodologi ilmu dan riset. Jadi tidak mengherankan jika mereka lulus banyak yang menjadi pemimpin di masa depannya. UGM itu adalah “center of excellent” buat mencetak pemimpin-pemimpin masa depan. Aktivis Mahasiswanya maju, pers mahasiswanya terdepan, selalu juara penelitian di PIMNAS (Pekan Ilmiah Mahasiswa Nasional), sehingga mahasiswa tidak supaya kuat di teori tapi juga kaya akan pengalaman kepemimpinan.

2. D4 (Sarjana Terapan)
Semua jurusan disini Marketable dan favorit! Tidak ada jurusan yang tidak marketable di D4 dikarenakan memang jurusan ini dibuat sesuai kebutuhan pasar industri. Hanya saja Program D4 itu masih baru di Indonesia maupun di UGM. Jadinya, reputasinya tidak sehebat S1 Reguler. Tetapi segitu positifnya: marketable dan jika dibandingkan program-program S1 Reguler yang bukan favorit maka Program D4 akan lebih siap lulusannya menghadapi masa depan.

1) SV UGM sendiri saat ini sudah memiliki paling tidak 5 program Diploma-4 yaitu: Bidan Pendidik, Teknologi Jaringan, Teknik Pemeliharaan Alat Berat, Teknik Pemeliharaan Infrastrktur Sipil serta Perencanaan Pembangunan Ekonomi Wilayah.
2) Selain itu, SV UGM di tahun ini juga (2017) atau tahun depan (2018) membuka D4 baru seperti Teknik Kemaritiman, Manajemen Kearsipan, Teknik Manufaktur, Teknik Logistik, Teknik Konstruksi Bangunan, Rekam Medis, Penilaian Properti dan Manajemen Perbankan.
3) Yang juga menarik dalam waktu dekat, sangat mungkin tahun 2017 ini D3 Teknik UGM seperti Teknik Mesin, Teknik Elektro dan Teknik Sipil yang merupakan D3 dengan tradisi tertua di SV UGM akan berubah menjadi D4 (Sarjana Terapan). Jadi, ketiga D3 diatas akan dihapus untuk diganti D4.

Berangkat dari ini semua maka SV UGM Program Diploma 4 (Sarjana Terapan) merupakan pilihan yang amat cerah bagi para calon mahasiswa baru. Semua jurusan yang ditawarkan di D4 itu marketable yang dibutuhkan industri, berorientasi pada praktek (kurikulumnya 60% praktek dan 40% teori) serta bergelar Sarjana Terapan. Para lulus SV ini biasanya sudah “di-ijon” sebelum lulus dan andaikata lulus pun waktu tunggu untuk dapat kerjanya relatif pendek.

Catatan: analisa ini TIDAK berlaku pada Program D3 yang itu adalah program “nanggung“ dimana masa depan anak anda sulit melesat jika lulus dari sini. Seharusnya UGM harus tutup segera. Jika pun anak anda ambil D3 maka pastikan bahwa anak anda bisa lanjutkan ke D4. Jadi, sekali lagi SARAN ku adalah D4 BUKAN D3.

3. S1 Internasional
Program ini amat orientasi internasional terutama jika anda inginkan anak anda “go international”, dikarenakan memang program ini disiapkan untuk itu. Secara kualitas bagus dan tentu saja yang dibuka adalah cuma program-program favorit yang marketable. Masalahnya biayanya amat tidak murah yang hanya bisa disentuh oleh kalangan atas.

Orientasi internasional UGM itu amat kuat. Jejaringan kerja sama universitas internasional yang berkualifikasi “World Class University” di negara-negara maju Eropa, Asia-Australia maupun USA terjalin erat. Dengan mudah mahasiswa program ini akan dapat double degree dari universitas partnernya di Eropa, Amerika, Australia, Jepang, Korea dan lainnya atau minimal bisa melakukan overseas semester di luar negeri. Dikarenakan jejaringan internasional yang dimiliki UGM serta reputasi yang diakui secara internasional maka seorang mahasiswa UGM yang ambil program ini akan punya tiket untuk “go international”.

Apabila anda ekspatriat, keluarga terbiasa dengan tradisi “go international” maka program ini cocok buat anak anda. Jauh lebih “murah” pakai program ini untuk “go international” dari pada pakai program S1 Reguler. Tetapi jika orientasi anda lokal apalagi lebih ke regional daerah maka program ini costnya jadi terlalu mahal.

Untuk UPNVY, UNY, UIN Suka, STT Batan, STMIK MMTC, Poltekes Yogyakarta, Politeknik ATK, ISI Yogyakarta, Untidar Magelang dan UNS Solo menyusul…

(Bersambung)

#dariTepianLembahSungaiElbe

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s