Tentang Pembersihan Sungai…


Catatan Red: Tulisan ini dari “Kawan Anies Baswedan” dan ku-forwrad. Moral Pointnya: Ayuk bangun kampanye yang dialogis…🙂
Keterangan Gambar: Foke memaparkan Dokumentasi Alat-Alat Berat bekerja membenahi 13 Sungai di Jakarta sesuai Program JEDI yang dia rintis.

1546443620x310

Anies Baswedan dikutip oleh media yang mengatakan bahwa keberhasilan pembersihan sungai-sungai Jakarta dimulai sejak jaman Fauzi Bowo. Benarkah?
>> http://news.detik.com/berita/3310568/sungai-di-jakarta-kini-bersih-anies-itu-dirancang-gubernur-sebelumnya

Berikut ini kronologi proyek pembersihan sungai melalui proyek Jakarta Emergency Dredging Initiative (JEDI) beserta jejak berita di berbagai media dan situs.

Proyek JEDI diinisiasi oleh Fauzi Bowo pada tahun 2008 melalui negosiasi pinjaman dengan Bank Dunia. Pelaksanaan proyek tidak bisa dilaksanakan karena terganjal dua Peraturan Pemerintah tentang pinjaman. Proyek baru bisa dimulai pada bulan Maret 2012 setelah pemerintah pusat menerbitkan dua Peraturan Pemerintah Baru terkait pinjaman Bank Dunia.
>> http://www.berita8.com/berita/2011/11/fauzi-bowo-kecewa-terkait-proyek-jedi

Ground breaking proyek JEDI dimulai oleh Gubernur DKI Joko Widodo pada tahun 2013. Saat itu Gubernur DKI Joko Widodo mengakui bahwa program JEDI yang ia resmikan adalah program lama yang sempat berputar-putar.
>> http://megapolitan.kompas.com/read/2013/12/11/1045245/Tertunda.di.Era.Foke.Proyek.JEDI.Diresmikan.Jokowi
>> http://jakartabagus.rmol.co/read/2013/12/11/136136/Soal-Proyek-JEDI,-Jokowi-Hanya-Lanjutkan-Program-Foke-
>> http://ahok.org/berita/news/video-jokowi-ground-breaking-jedi/

Proyek JEDI kemudian dilanjutkan oleh Gubernur DKI Basuki Tjahja Purnama. Pinjaman dari Bank Dunia sempat ingin dibatalkan karena Gubernur DKI Basuki Tjahja Purnama menganggap target yang ditawarkan Bank Dunia terlalu lama. Namun setelah negosiasi ulang, Bank Dunia menyatakan bahwa target dapat disesuaikan dan Gubernur DKI Basuki Tjahja Purnama pun menerima dan melanjutkan proyek JEDI sampai saat ini.
>> http://m.monitorday.com/read/detail/26003/ahok-ngebet-selesaikan-proyek-warisan-foke
>> http://m.monitorday.com/read/detail/26003/ahok-ngebet-selesaikan-proyek-warisan-foke

Maka Anies Baswedan benar saat menyatakan proyek pembersihan dan pengerukan sungai dimulai sejak jaman Gubernur DKI Fauzi Bowo, diresmikan di jaman Gubernur DKI Joko Widodo, dan dilaksanakan dengan baik di jaman Gubernur DKI Basuki Tjahja Purnama, demikian juga diharapkan oleh pemimpin-pemimpin berikutnya.

Anies Baswedan tidak sedang mengecilkan peran Gubernur DKI Basuki Tjahja Purnama, namun juga tidak mengecilkan peran Gubernur DKI Fauzi Bowo dan Gubernur DKI Joko Widodo. Anies Baswedan sedang menekankan pentingnya pembangunan berkesinambungan antar gubernur demi keuntungan masyarakat Jakarta. Menghormati kerja dan capaian setiap pemimpin adalah sikap yang baik dan benar.

Setiap gubernur wajib melanjutkan program baik dari gubernur-gubernur sebelumnya, memperbaiki yang tidak baik atau belum jalan, dan menambah kebaruan pendekatan dan program yang diperlukan.

Hal ini ditegaskan oleh Anies Baswedan di berita lain pada hari yang sama, lengkap dengan konteksnya, yang sayangnya tidak beredar luas.
>> http://news.detik.com/berita/3310459/anies-akan-teruskan-program-ahok-yang-baik-jika-terpilih-jadi-gubernur

Mari kita sama-sama jaga dan bangun suasana kampanye ini menjadi untuk menilai secara baik dan dengan data yg lengkap.

(Dari Tepian Lembah Suungai Elbe)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s