Edisi Curcol; Aku bukan Politisi


12745431_10208477186918030_4335153461529650432_n

Buat temen-temen semua terutama “Sahabat Pendukung Ahok”. Mohon dipahami aku kewalahan banget😀 kena “Banjir Badang disertai Badai” Inbox, di-Tag oleh TS (Thread Stater) atau di-Tag di berbagai koment pendukung Ahok yang tidak setuju, kontra atau tidak suka, terhadap sikap Pendukung Anies Baswedan.

Untuk dipahami: posisiku mendukung Anies itu, sama dengan Posisi anda yang dukung Ahok. Sebatas dukung Tokoh yang kita percaya untuk jadi pemimpin kita. Tidak lebih dan Tidak kurang: sama posisi kita.

Aku itu 100% STERIL dari kegiatan Politik sampai saat ini. Kalau pun terlibat kegiatan politik yah cuma pas kuliah lawan Rezim ORBA Soeharto, saat itu aku pernah menjadi Pimpinan Senat Mahasiswa UGM. Itu lah aktivitas politikku: demo lawan Rejim Pak Harto ORBA saat mahasiswa.

Saat ini aku adalah Ekspatriat yang jauh dari semua kegiatan poilitik praktis, yang dengan idialismeku berusaha bantu Anies Baswedan (karena kita berteman sejak dulu dan Anies tokoh baik), bahkan tahun ini sampai jatah cutiku hampir 1 bulan habis demi untuk memperjuangkan kemajuan sekolah vokasi Indonesia. Sampai Ibuku, Ibu Mertuaku, istri dan anakku serta seluruh keluarga besarku kecewa karenanya kita tidak bisa liburan ke Indonesia saat ini, karena jatah cutiku habis.

Ini terjadi beberapa bulan lalu, Anies berusaha jalankan program vokasinya Jokowi. Beberapa puluh menit setelah Pak Jokowi pidato di KBRI Berlin untuk memajukan Sekolah Vokasi di Indonesia, langsung masuk telpon dari Staf Kemendikbud. Di ujung sana seseorang bilang:
“Pak Ferizal, saya staf Pak Anies Baswedan, mohon diluangkan waktunya karena Bapak Anies ingin bicara langsung dengan Bapak (Maksudnya: saya, Ferizal, red)”.

Singkat kata Anies bilang gini: “Zal, sesuai perintah Pak Presiden maka aku ingin membuat Sekolah Kejuruan di Indonesia bisa terbaik di ASEAN. Kita harus belajar dari Jerman, We need you!”, itu kata yang amat kuingat sekali.

Nah jadilah aku (bersama Pak Atase di Belin) yang ketempuhan berjibaku arrange semuanya dari NOL sampai ada komitmen Jerman kirim ratusan Professor dan Ahli Vokasi ke Indonesia dengan GRATIS. Sampai ada komitmen perusahaan2 MNC Jerman siap untuk magang SMK Indonesia. Sampai ada komitmen IHK (KADINnya) Jerman siap sebagai supervisor sertifikasi sekolah kejuruan Indonesia. Sampai ada komitmen Jerman bersedia mendidik guru-guru sekolah kejuruan Indonesia di Jerman.

Aku itu non partisan parpol yang berusaha bersama Tim-ku IASI (Ikatan Ahli dan Sarjana Indonesia Jerman) yang kebetulan aku ketuanya, yang punya idialisme sama di Jerman ini, hubungi Pak Luhut Binsar Pandjaitan, hubungi Pak Jonan, diskusi dengan Pak Rizal Ramli, bertemu serius dengan Pak Peter Gontha, ke UGM, ke UI, Deperin, Dephub, LAPAN, BPPT, PTDI, PT RAI, dll dan ke berbagai Universitas lainnya untuk membangun industri MRO Penerbangan, Aircraft Engineering Center, Pengiriman para Professor Jerman, memberikan berbagai Workshop ke Universitas2 di Indonesia, membantu pengembangan sekolah vokasi yang SEMUA kegiatanku NON POLITIK! dan semua gratis. There is no fee at all, malah nombok!

Satu2nya kegiatan “politik”-ku (jika memang dianggap terkait politik) adalah mendukung Anies Baswedan, karena aku mengenal pribadinya saat kita pernah sama2 terjungkal dikepruku’i brimob, diancam tentara dalam berbagai demo mahasiswa saat kuliah di Bulaksumur dan sampai hari ini kita selalu punya cita2 bersama memegang idialisme. Itu adalah alasan ku membela Anies Baswedan!

Dalam mendukung Anies pun pilihan sikapku adalah Positive Campaign untuk mensosialisasikan Gagasan, Program dan Jejak Rekam Anies Baswedan. Aku ingin adanya kampanye dialogis yang mencerdaskan. Aku menolak Black Campaign bahkan Negative Campaign saja kuhindari. Jadi, cuma di titik ini keterlibatanku sebagai pribadi di Politik.

Sekali lagi dari hampir 19 tahun setelah lulus kuliah, TIDAK ADA 1 pun kegiatanku terkait politik. Setelah sekitar 2 tahun kerja di MNC Jepang, 1 tahun jadi pegawai honorer Staf Pengajar UGM, lalu sempat sebentar kerja sebagai ekspatriat di Malaysia/Singapura, setelah itu terbang ke Jerman dan sudah 15 tahun di Jerman. Jadi, tahu apa aku tentang politik tanah air, kecuali cuma cita2ku untuk Indonesia yang lebih baik tok til!.

Jadi, mohon pahami posisiku ini sehingga aku minta maaf tidak dalam posisi mampu memenuhi ekspektasi teman2 saat anda men-Tag atau Inbox aku. Posisiku sama dengan teman2 disini. Sama2 mendukung calon yang kita anggap terbaik. Itulah posisiku. Jadi, mohon aku jangan dibanjiri berlebihan inbox atau tag oleh TS lagi hanya karena sampiyan tidak setuju dengan pilihanku yah🙂

Dari Tepian Lembah Sungai Elbe

FR

PS. Lupa, ini adalah kegiatan politik yang ketiga karena sebelumnya aku pribadi juga melakukan kampanye full besar-besaran saat DUKUNG Jokowi di Jakarta persis 5 tahun yang lalu, serta Jokowi saat Pilpres!🙂

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s