Cara Pandang Pak Anies Baswedan dan Pak Joko Widodo tentang ahli Indonesia di LN


anies-baswedan-jokowi

Cara Pandang Pak Anies Baswedan dan Pak Joko Widodo tentang ahli Indonesia di LN

Pak Anies Baswedan:
Saat bicara di depan ahli-ahli Indonesia di Hamburg yang dihadiri ratusan Profesional, Ahli, Peneliti, Akademisi dan Pengusaha, Pak Anies Baswedan bilang: “Para orang Indonesia hebat di luar negeri itu sesungguhnya adalah “front runner”, para pelari terdepan yang membukakan pintu bangsa Indonesia bersaing secara interrnasional”.

Jadi, sebaiknya tetap lah di luar negeri di posisi anda saat ini! Optimalkan posisi anda semua untuk membantu tanah air. Akses, jejaringan dan pengetahuan anda akan berguna untuk bersinerji dengan tanah air. Orang di Indonesia tidak punya akses internasional sebesar anda di LN maka bantu Indonesia dengan kelebihan yang anda miliki. Jika semua pulang ke Indonesia, semua jaga gawang, maka siapa yang ada di garis depan membantu mencetak gol dalam persaingan internasional?

Para ahli Indonesia di luar negeri sesungguhnya pembuka sekaligus pengentas Jalan bagi Indonesia untuk membangun Aliansi Stategis Internasional, Transfer of Knowledge and Technologi, Kolaborasi Riset, Business Partnership, Melakukan Diplomasi Budaya, dll. Ini tugas amat penting sehingga kelak Indonesia tidak cuma jadi penonton di persaingan internasional. Begitu kira-kira yang saya tangkap saat Pak Anies bicara di Hamburg.

Dengan bahasa gampangnya kira2 aku simpulkan Pak Anies mau bilang: “Nationalisme itu bukan Locus (tempat domisili) tapi Kontribusi terhadap tanah air.

Pak Joko Widodo:
http://news.detik.com/berita/3277975/jokowi-ada-74-profesor-ri-di-as-kenapa-tidak-kerja-di-indonesia?utm_source=news&utm_medium=Facebook_Detikcom&utm_campaign=CMS+Socmed

Secara tegas Pak Jokowi disaat memperingati hari Kemerdekaan meminta para ahli Indonesia pulang. Ada 74 Professor Indonesia di AS dan berusaha memulangkan mereka untuk kembali ke tanah air. Tidak cuma di AS tapi juga di LN lainnya. Pak Jokowi berpikiran jika mereka di tanah air maka akan lebih banyak memberikan kontribusinya.

Sangat mungkin mereka akan bisa jadi Menteri, Gubernur, Anggota DPR termasuk Pimpinan Partai dan sehingga keahlian mereka bisa membuat mereka menududuki jabatan-jabatan politis yang bermanfaat buat Indonesia. Contoh paling hangat Pak Archandra diangkat jadi Mentri ESDM (sayang terjadi skandal kebohongan publik tentang kewarganegaraan dari sdr Archandra yang membuat Pak Jokowi kecewa sehingga diberhentikan).

Bisa juga para ahli tersebut dimanfaatkan untuk membantu tim riset kita di LIPI, BPPT, LAPAN, LEN, BATAM dan perbagai pusat penelitian lainnya serta juga menjadi dosen/professor di berbagai PTN/PTS kita. Para ahli tersebut akan bergabung 1 team dengan para ahli Indonesia yang sudah berkarir puluhan tahun di institusi tanah air. Harapannya, institusi Indonesia menjadi semakin hebat.

Selain itu mungkin saja bisa dikaryakan di BUMN-BUMN Indonesia untuk menduduki jabatan pimpinan Strategis BUMN sehingga BUMN kita bisa bertarung di level internasional. Bisa juga mereka berkarir di perusahaan2 swasta tanah air.

Dalam bahasa sederhanaku kumaknai: Bapak Jokowi berkeyakinan Indonesia mampu memberikan habitat, lingkungan dan sistem yang sama hebatnya dengan luar negeri seperti Amerika, Eropa, Jepang, dan negara maju lainnya sehingga saat para ahli itu pulang ke Indonesia maka Indonesia sudah siap sediakan dana ratusan milyar atau trilyunan untuk membiayai proyek penelitiannya, semirip pak BJH pulang ke Indonesia. Seperto dana bonanza minyak kita diinvestasikan untuk inovasi yang dibangun Pak BJ Habibie. Jadilah, para ahli tersebut saat pulang benar2 berkarya seperti Pak BJH pulang ke tanah air.

XXXXX

Bagiku, kedua sudut pandang ini menarik untuk dicermati…

Dari Tepian Lembah Sungai Elbe

FR

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s