Ditawari Warga Negara Jerman atau Amrik itu bukan tandanya Jenius…


Bagi kita yang sudah pemegang “Permanent Resident” atau “Green Card” atau kalau Jerman “Unbefristet” itu tawaran untuk ganti warga negara memang diberikan. Anda TIDAK perlu mengklaim diri jenius dan super hebat untuk dapat tawaran itu. Klaim membual yang buat geli bagi kita2 yang paham tentang hal ituπŸ˜€

Hampir semua ekspatriat di Jerman yang aku tahu, yang sudah “Unbefristet” itu punya kesempatan seperti si Archandra untuk dapat Warga Negara Jerman. Hanya umumnya banyak yang tidak mau.

Tapi banyak juga yang mau karena alasan keluarga biasanya. Bukan alasan merasa paling jenius sehingga dia anggap berhak pegang passport Jerman. Biasanya yang apply Warga Negara Jerman itu karena anak-anaknya lahir di Jerman dan si anak2 tadi tidak mau tinggal di Indonesia. Nah, dari pada mereka berpisah dengan anak-anaknya maka jadilah mereka ganti Warga Negara Jerman.

Bisa juga kita ingin passport Burung Adler Jerman karena masalah bisnis. Aku pernah mau ganti passport karena saat urusan ke Amrik kok sulit sekali dengan Passpor Indonesia. Juga klo ke UK harus buat visa segala. Hanya akhirnya, tetap putuskan pegang Passport Ijo Garuda.

Oleh karena itu, ndak usah ndhobosh deh kamu Padang Pancilok ngapusi rakyat Indonesia dengan klaim2 Jenius sehingga tiba2 sim salabin dikasih passport Amrik. Sampiyan itu ekspatriat biasa seperti umumnya eskpatriat yang ditawarkan ganti warga negara jika sudah belasan tahun tinggal di negara tsb. Tentu saja saat ganti warga negara harus isi formulir serta harus ikuti wawancara kesetiaan untuk jadi warga negara Jerman pada kasus di kami atau AS pada kasus si Archandra.

Yang membedakan kita dengan Archandra itu kita ndak mau dhobos ngaku2 jenius sehingga otomatis dapat passport Jerman. Kita tuh ndak dapat passport Jerman karena ndak mau ngisi formulir menjadi Warga Jerman dan ndak mau menyatakan setia pada Jerman. Itu sebabnya kita ndak pakai passport Jerman.

Klo Archandra pakai Passport AS karena dia isi formulir mohon jadi Warga AS dan menyatakan setia pada AS. Jadi, bukan karena jeniusnya dia dapat passport AS tapi karena dia mengisi formulir permohonan agar boleh jadi warga AS. Sesuatu yang itu tidak kita lakukan sehingga sampai hari ini kita ndak pegang Passport Jerman.

Si Mentri ini memang Padang Pancilok Pukil ini klo dhobos lutju banget ah…πŸ˜›

Dari tepian Lembah Sungai Elbe

FR

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s