Aku kehilangan Spirit atas Memori Indahku


Memoriku masa kecilku amat indah akan tanah tumpah darahku; negeri indah Rayuan Pulau Kelapa.

1. Ada Pasar Johar Semarang yang sekarang amat sangat berbeda sama sekali. Renovasi berarti: semua berubah sehingga spirit memori itu hilang sama sekali
Begitu juga daerah aku tinggal sekitar Pelabuhan Tandjung Emas Semarang berubah total tanpa bisa kukenal.

2. Ada Pantai Merak yang sudah berubah dikeruk menjadi pelabuhan peti kemas. Pohon2 besar dan Indah sekitar dari Merak ke Cilegon dan Anyer hilang semua tanpa bekas!
Lihatlah gambar terlampir Pantai Merak – Tanjung Sekong yang indah tempat aku bermain berubah seperti onggokan sisa proyek yang dibuat dengan kesembronoan.
13894997_10209865711230270_8452177120178689434_n

13912744_10209865711270271_8565490841557500836_n

3. Ada Yogyakarta dengan sisi-sisi budaya dan romantisnya yang berubah menjadi kota sejuta Hotel. Untuk yang ini adalah kehilangan terbesarku selain kehilangan Pantai Merak yang hancur total atas nama pembangunan.

4. Jangan tanya Jakarta, semua memori indahku tentang Jakarta di daerah Pasar Kodja Tanjung Priok sampai dengan Lapangan Banteng tiada lagi kuingat. Semua berubah amat total. Bahkan daerah kampus UI yang saat sedang dibangun, aku sering puter2in jalan kaki, sekarang daerah itu asing semua.

5. Ke Bandung, semua berubah. Tidak ada sedikit pun tersisa sisi romantis Bandung saat bermain di Simpang Dago, Taman Sari atau Lembang. Yang ada adalah sumpek.

Semua berubah, tidak cuma phisik bahkan mindset masyarakatnya berubah menjadi mata lebih duitan. Jika lingkungan berubah dengan kehilangan spirit, jika masyarakatnya berubah dimana menjadi begitu berorientasi pada uang semata karena jejaringan sosial tidak jalan, maka saat itulah: aku kehilangan spirit memoriku atas keindahan Indonesia ku.

Kenapa kita tidak mempertahankan semua yang ada? Merenovasi dan Memelihara itu harus tapi tidak dengan asal merombak ulang secara sembrono merusak lingkungan. Ah, andaikan itu bisa kita pertahankan maka 1.000 tahun kemudian anak cucu kita tetap bisa rasakan spirit nilai2 yang kita wariskan.

Tidakkah kita kepikir bahwa spirit itu semua yang membuat kita bisa hidup sesuai dengan jati diri kita?

Sayup-sayup kuputar kembali dari Celine Dion: I love You, Goodbye… https://www.youtube.com/watch?v=UwESpbE0KuY

Dari Tepian Lembah Sungai Elbe

FR

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s