Bukan Fans Apple tapi Produk Elektronik Asia!


Apple_logo_black.svg

Dulu tahun 1997 aku memiliki Notebook Apple (dulu kita menyebut notebook dengan Laptop) dengan grafik berwarna amat keren. Ingat lho itu tahun 1997 sekitar 20 tahun lalu dimana Notebook masih amat jarang dan tidak punya grafik berwarna. Saat itu aku sudah bermain2 dengan Apple. Luar biasa hebatnya Apple ini seperti Ketok Magic dibandingkan Microsoft “tidak ada apa2nya” Microsoft itu 🙂

Hanya kelemahan Apple itu 1, dengan kualitas bagus dia mengintimidasi customernya sehingga tidak bisa milih produk lain. Semuanya dari mulai Hardwarenya (Notebook dll) sampai softwarenya juga dibuat Apple. Ini bagus selama Apple punya pasar besar sehingga dia bisa update terus. Masalahnya sejak tahun 1999-an Apple turun dan aku kesulitan dengan Apple. Updatenya buruk saat itu. Sejak itulah pindah ke Microsoft dengan Produk Hardware-nya Toshiba. Itulah awalnya aku mulai akrab dengan Produk2 Elektronik Asia untuk Produk2 ICT (Industry Computer and Telecomunication) lalu memakai Samsung, Lenovo bahkan terakhir ini Huawei…

Tapi aku dulu masih ndak konsisten, aku masih pakai HP produk Barat seperti Ericson, Siemens, Nokia, BlackBerry pertama kali 2007. Tahun 2009 klo ndak salah aku mulai beralih ke Samsung generasi pertama Smartphone tapi teknologi Android belum ada saat itu. Sejak itulah aku mulai konsisten pakai produk2 Asia untuk ICT. Aku pun pakai Tablet merek Samsung dan Notebook (disertai) Tablet Lenovo.

Hari ini aku tahu bahwa Apple merajai ICT dengan kualitas produknya terutama Apple mulai kembali merajai pasaran sejak IPod diperkenalkan, lalu masuk ke IPhone, ke IPad dan tentu saja Notebook dan PC Apple. Kemarin sempat kepikir ingin beli IPhon Apple. Tapi jadi ingat 5 hal tentang Apple:

1. Aku pun harus merubah 2 PC-ku di rumah dengan Apple, lalu Notebook-ku pun dengan Apple. Jadi, saat memutuskan ambil Iphone maka dengan sinkronisasi dan harmonisasi aku perlu beli IPad, MacBook dan 2 PC Apple. Hmmm strategi marketing cerdas dari Apple tapi ini benar intimidasi buatku. Aku jadi tidak merdeka memilih produk.

2. Bagaimana jika kejadian dulu terulang lagi saat aku sudah pakai Apple semua lalu Apple kalah inovasi sehingga dia tidak update lagi dengan paket2 aplikasi terbaru? Jadilah dengan cepat umur produk yang kubeli segera obselet!

3. Aku harus belajar lagi menjadi familiar dalam segala hal baik itu Iphone, Ipad, MacBook atau pun Apple PC cara menggunakannya.

4. Bojoku, anak2ku pun akhirnya dipaksa pakai Apple demi sinkronisasi dan harmonisasi dan mereka pun harus belajar lagi.

5. Harga yang ndak ketulungan nyaris 2 kali lipat untuk setiap produknya dibandingkan dengan Produk-Produk Asia dalam kelas yang sama.

Akhirnya, dalam Elektronik aku belajar. Betapa pun hebatnya sebuah Produk maka akan mudah obselet. Jadi, Price dan Flexibility amat penting selain kualitas. Oleh karena itu, yah kuputuskan aku konsisten tetap dengan Software Microsoft dengan Smartphone, Table, Notebook dan PC-ku kombinasi produk-produk Asia: Lenovo, Samsung dan sekarang Huwaei 🙂

Untuk urusan ICT ini kayaknya aku sudah berubah favoritku Asia!

Dari Tepian Lembah Sungai Elbe

Ferizal Ramli

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s