Jokowi, 9 Srikandi dan KPK nan Garang!


KPK

Masyarakat yang dulu pernah mencemoohkan KPK di bawah pimpinan Jokowi jadi mandul, sayang sekali harus gigit jari menerima fakta betapa berkali2 KPK secara garang melakukan OTT (Operasi Tangkap Tangan) secara sukses.

Saya menaruh hormat kepada Tim 9 Srikandi yang menjadi Tim Panitia Seleksi Pimpinan KPK. Ternyata tokoh-tokoh pimpinan KPK yang telah diseleksi 9 Srikandi menunjukkan taring kinerjanya yang luar biasa.

Pimpinan KPK yang sekarang gayanya cool, calm dan confident. Ndak banyak omong seperti periode KPK sebelumnya. Masyarakat yang awalnya sangat suka dengan hiruk pikuk KPK yang berisik, sempat mencemoohkan KPK yang sekarang. Mereka bilang di masa Jokowi KPK sudah mati suri atau mandul. Para haters Jokowi bersuka cita menyebarkan cerita2 negatif tentang matinya KPK di masa Jokowi.

Padahal sejatinya petugas hukum memang tidak boleh terlalu banyak bercuap-cuap ke publik. KPK itu bukan lembaga politik yang butuh panggung politik dan popularitas pimpinannya. KPK itu lembaga hukum yang harus bekerja dengan tenang berdasarkan bukti-bukti kongkrit.

Nah, tampaknya para 9 Srikandi Tim Pansel yang terdiri dari berbagai latar belakang ini benar tahu apa prasyarat yang dibutuhkan untuk menduduki pimpinan KPK. Mereka menguasai ilmu mumpuni yang beragam: hukum, Ekonomi, IT/Manajemen, Administrasi Pemerintahan, Psikologi dan Sosiologi. Dengan ilmu mereka yang linuwih inilah mereka menuliskan “skenario” siapa saja yang tepat menjadi pimpinan KPK.

Terpilihlah 5 pimpinan KPK (melalui DPR tentu saja) yang baru dilantik 4 bulan lalu di pertengahan Desember 2015. Ke-5 pimpinan KPK yang dilantik oleh Presiden Jokowi adalah Agus Raharjo, Basaria Panjaitan, Alexander Marwata, Saut Situmorang, dan Laode M Syarif.

Saat pimpinan tersebut terpilih, tampaknya para pimpinan baru tersebut menghindari show off. Ini sebenarnya tindakan tepat. Sayangnya dimaknai masyarakat bahwa KPK baru ini mandul.

Dikarenakan masyarakat terbiasa dengan hiruk pikuknya Abraham Samad yang seneng sekali konferensi pers. Jadi masyarakat berpikir bahwa KPK yang hebat adalah KPK yang seneng show off konferensi pers. Padahal inti kinerja petugas hukum itu mengungkap kasus-kasus berdasarkan bukti.

Tapi cemoh masyarakat terutama haters harus berhenti mendadak secara paksa. Sekarang masyarakat terbelalak. Pimpinan KPK yang baru ternyata figur2 tangguh yang memberikan harapan berbinar.

Berkali-kali KPK melakukan Operasi Tangkap Tangan. Hari ini saja kembali KPK melakukan Operasi Tangkap Tangan Jaksa di Kejati Jabar bersama Bupati. http://news.detik.com/berita/3185391/kpk-yang-ditangkap-jaksa-dan-kepala-daerah-di-jawa-barat

Beberapa hari sebelumnya Sanusi pun Ketua, Fraksi DPRD DKI dari Gerindra dkk, ditangkap dalam OTT. Di hari yang sama digelar juga OTT untuk kasus berbeda. Jadi dalam 1 hari ada 2 OTT.

Beberapa waktu sebelumnya juga Anggota DPR dari PDI dkk ditangkap. Bahkan saat DPR digeledah dimana disinyalir melibatkan anggota PKS, sampai Fahri Hamzah berusaha menghalang2inya. Selain itu, sebelumnya juga Hakim MA kena lagi OTT KPK.

Jadi, luar biasa prestasi KPK ini. Hanya dalam beberapa bulan saja, tanpa banyak cing-cong telah melakukan begitu banyak OTT. Tampaknya 9 Srikandi kita sukses membuat “skenario” persyaratan pimpinan KPK, dan ini juga menunjukkan kesuksesan Jokowi sang Maestro Sutradara yang memilih 9 Srikandi tsb untuk jadi Tim Pansel KPK.

Selamat Bekerja KPK. Teruskan untuk menunjukkan taringmu, paruhmu, cakarmu, ototmu dan bisamu untuk menghajar para bedebah Koruptor yang menghancurkan bangsa ini.

Dari Tepian Lembah Sungai Elbe

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s