Saran buat Fahri Hamzah


164530_123191_fahri_hamzah_besar

Pemecatan FH dari PKS menunjukkan bahwa cara-cara perjuangannya tidak “disetujui” oleh rezim PKS yang baru. FH terlalu “overvalued” menilai diri, gagal membaca posisi. Buat seorang politisi ini benar2 blunder luar biasa. Seorang politisi sejati mestinya harus paham betul kemana arah angin bergerak. Pemecatan ini menunjukkan FH sesungguhnya masih amatiran sebagai politisi.

KECUALI FH menempatkan diri sebagai negarawan. Nah, seorang negarawan memang dia berdiri di atas prinsip kebenaran yang dia yakininya, meskipun nyawa taruhannya. Masalahnya kenegarawanan seseorang itu bukan dari persepsi diri sendiri dalam menilai diri, melainkan rakyat lah yang memberi penghormatan sebagai negarawan.

FH jelas di mata rakyat cuma politisi belaka, malah banyak yang anggap dia adalah tokoh antagonis yang sering kali berpihak pada “Kurawa” dari pada “Pendawa”. Rakyat malah begitu gegap gempita bergembira melihat FH dipecat. Banyak yang tertawa terkekeh2 melihat nasib naas FH ini.

Nah, di titik membaca posisi diri inilah FH gagal. Dia terlalu overvalued pada dirinya sendiri yang nyatanya dia bukan siapa-2. Begitu mudah dia terdongkel dan dari Tokoh Top Nasional (Wakil Ketua DPR) menjadi nyaris bukan siapa-siapa.

Lebih celaka lagi FH tidak memiliki kompetansi di bidang lain selain sebagai politisi. Jadi, pemecatan ini berarti bisa berakhirnya karir politiknya untuk selamanya dan mungkin masa depan FH pun redup.

Oleh karena itu, cuma 1 yang HARUS dilakukan FH: “Cium Bokong” Presiden PKS dan Dewan Syuro-nya. FH sudah ndak punya apa-2. Nama baik ndak punya, bahkan menjadi tokoh dibenci masyarakat karena dianggap membela koruptor seperti Setyawan Novanto dalam kasus “Papa Minta Saham”. Musuh FH dimana2 karena omongannya yang sering kali menyebarkan cerita2 hoax. Jadi, nyaris FH ndak punya apa2.

Mestinya FH sadar ini, saat angin bertiup menerjang dia seharusnya ndak usah melawan angin perubahan di tubuh PKS sehingga tidak terjungkal jumpalitan seperti saat ini. Hanya tidak apa-2 itu sudah terjadi. Yang lalu biarlah berlalu.

Sekarangnya saatnya FH jadi “politisi sejati”. Galibnya “politisi sejati” maka harus tanpa malu. Segara mohon ampunan, minta maaf, “cium bokong” para pemimpin PKS saat ini. Kalau perlu nangis2, prembik2, merintih-rintih mohon dikasihani agar jangan dipecat. Pokoknya yang penting jangan sampai dipecat.

Cuma ini saja satu-satunya cara untuk selamatkan diri dan keluarga anda bung FH. Ingat anak dan istri anda butuh hidup dan masa depan. Jika anda tidak jadi politisi lagi maka meskipun rejeki itu yang mengatur Allah SWT, tetap saja badai suram amat terlihat di hari-hari ke depan anda…

Dari Tepian Lembah Sungai Elbe

2 thoughts on “Saran buat Fahri Hamzah

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s