Sandiaga Salahuddin Uno (SU)


fsvx
Sandiagi Uno itu saya kenal sebagai pengusaha muda yang menginspirasi. Keberanian dan keteguhan sikapnya untuk membangun dinasti bisnis dari NOL sehingga sukses menjadi besar sudah amat teruji. Dalam bidang bisnis terlalu sulit ada orang segenerasinya yang cukup sukses. Ini merupakan bukti SU adalah seorang yang piawa dalam strategi.

Nah berangkat dari kepiawaian strategi yang dimiliki maka saya berharap SU harus mulai manata ulang strateginya untuk masuk ke dunia politik. SU memutuskan masuknya melalui DKI. Artinya, SU berhadapan dengan Ahok. Jika dalam Bisnis SU bisa saja memang melawan Ahok, tapi dalam politik pemilu di DKI langkah SU adalah sebuah kesia-sia, alias politik harakiri pada saat perang belum di mulai.

Saran saya pada SU lupakan medan pertempuran DKI. Sayang sekali jika anda harus terbantai konyol di pertempuran yang sudah pasti tidak mungkin anda menangkan. Ada medan tempur yang jauh lebih prospektif, lebih punya peluang menang dan bukan cuma itu lebih berguna dan bermanfaat buat rakyat Indonesia yaitu: PROPINSI BANTEN!

Banten itu cuma beberapa kilometer tetangga Ibu Kota Jakarta tetapi itu daerah terbelakang yang butuh sentuhan profesional dan idialis. Anda dibutuhkan di Banten. Anda punya peluang untuk membuat Banten lebih baik. Itu surga dakwah buat anda jika anda berjuang ke Banten dikarenakan Banten lebih butuh orang idialis dari pada DKI.

Jika anda di Banten lawan anda mudah. Dinasti Politik Banten itu kekuatannya di uang. Lah kalau ini justru anda amat powerful dibandingkan dinasti Banten yang saat ini berkuasa. Resouces anda tak terbatas disini. Tugas anda cuma 1: cari wakil Gubernurnya yang benar2 idialis dan dicintai masyarakat Banten. Jadilah peluang anda amat sangat besar untuk menang.

Biar saja DKI diberikan ke Ahok, Jabar ke Kang Emil, Jateng ke Mas Ganjar dan Jatim ke Mbak Risma. Nah, Banten adalah tugas anda. Jadi, tinggal segera medan perang Jakarta secepatnya. Tugas mulia anda adalah di Banten.

Semoga Pak Sandiaga Salahuddin Uno mau sedetik saja mendengarkan saran saya ini.

Dari Tepian Lembah Sungai Elbe

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s