Siapa Idealnya Gubernur DKI?


jelang-pilgub-dki-ahok-567e6be985afbd3309f94bbf

1. Ahok adalah calon Gubernur favorit. Sebagai petahan prestasi Ahok memerintah DKI amat spektakuler. Masalah Banjir amat jauh berkurang, pembangunan Transportasi Massal dijalankan, penataan kota dilakukan dengan membangun begitu banyak rumah susun buat orang miskin. Reformasi birokrasi juga dijalankan. Terkenal anti korupsi.

Kelemahannya: tidak santun saat bicara, non muslim (buat sebagian muslim terutama garis keras ini masalah), etnis keturunan (buat sebagian yang rasis ini masalah) serta tidak dekat dengan politisi partai.

2. Kang Emil adalah Walikota Bandung yang dianggap sukses. Wajah Bandung menjadi penuh estetika. Beberapa perubahan terlihat semakin indahnya kota Bandung. Kang Emil terkenal sebagai aktivis mesjid dan komunikasi dengan masyarakatnya amat humanis. Ini jelas nilai positif dari Kang Emil.

Kelemahannya: Kang Emil belum teruji dalam pembenahan Birokrasi di kota Bandung. Jika Kang Emil di DKI maka tantangan reformasi birokrasi yang korupnya akan jauh lebih berat dari Bandung siap menghadang.
Resiko: Jika sampai kalah maka ini menyulitkan posisinya untuk maju menjadi Jabar-1

3. Mas Ganjar adalah Gubernur Jawa Tengah yang cukup dekat dengan masyarakat. Pola komunikasi yang dibangun dengan masyarakat Jawa Tengah cukup humanis. Selain itu mas Ganjar punya jaringan kuat dengan PDIP dimana merupakan partai mayoritas di Jakarta. Ini membuat mesin partai bisa efektif bekerja mendukung mas Ganjar.

Kelemahannya: Program-program Mas Ganjar di Jawa Tengah belum tampak hasilnya, bahkan terobosannya selama ini saja belum amat terlihat di masyarakat. Ini membuat Mas Ganjar kesulitan untuk menunjukan track record keberhasilannya saat kampanye DKI-1 2017.
Resiko: Jika kalah maka kehilangan posisi Jateng-1

4. Prof. Dr. Yusril Ihza Mahendra, S.H., M.Sc., gelar Datuk Maharajo Palinduang atau bisa juga dikenal sebagai Laksamana Cheng Po adalah orang yang berpengalaman lengkap: Guru Besar, Mantan Menteri, Bintang Film serta Pengacara. Yusril terkenal amat cerdas serta sering kali memang membela kliennya dalam kasus-kasus sidang di pengadilan. Yusril amat populer di masyarakat serta juga tampan.

Kelemahannya: selama jadi menteri tidak ada program yang berhasil menjadi unggulan bahkan Sisminbakum tidak karu-karuan hasil akhirnya. Saat memimpin Partai Bulan Bintang, malah Partainya mengalami degredasi. Kasus-kasus keberhasilan Yusril yang terekspos ke masyarakat justru saat membela kasus korupsi seperti yang paling hangat melawan Ibu Susi.

5. Selain itu ada nama-nama lain seperti Sandiago Uno, Adhyaksa Dault, Haji Lulung, dsb. Ini semua adalah calon penggembira saja. Ndak usah dihitung dulu kecuali ada mukjizat “Wahyu Keprabon” menclok ke mereka.

Nah jika salah satu atau semuanya dari 3 nama ini terlibat yaitu Kang Emil, Mas Ganjar dan Datuk Yusril ikut maju untuk DKI 2017 maka diperkirakan Pilkada DKI akan amat seru…

Dari Tepian Lembah Sungai Elbe

2 thoughts on “Siapa Idealnya Gubernur DKI?

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s