Agama dan Kita


1823

Jika baca tulisan Ibn Rusdy maka betapa indahnya filsafat digunakan untuk memahami norma, value dan spirit Quran. Jika ikuti puisi2 Rumi, terasa itu spirit Quran masuk ke hati terdalam.

Tapi bukan berarti orang yang tidak setuju Rumi atau Rusdy itu artinya hidupnya jadi ambivalensi dan dualisme keyakinan; lalu dianggap tidak percaya Quran. Itu sama jika ada yang TIDAK percaya pendapat Syaikh Qutb dan para pemikir Ikhwanul Musliman bukan berarti dia jadi ambivalensi terhadap Quran. Atau saat tidak setuju dengan Hizbut Tahir atau pemikiran Wahabi berarti dianggap tidak percaya Quran. Bukan, bukan seperti itu pemahamannya…

Apalagi sampai ada yang mengancam2 tidak akan masuk surga, dan di akherat akan dilaknat hanya karena ada yang tidak sama pemikirannya memahami agama. Percayalah yang ngacam2 itu belum pernah ke akherat dan juga belum pasti juga cara dia akan jaminan masuk surga. Jadi, sebaiknya jangan paksakan cara kita pada orang lain dalam beribadah pada Tuhannya.

Point pentingnya adalah: Agama itu untuk diri kita sendiri bukan untuk orang lain kok. Jadi, ambil agama itu sesuai dengan porsi yang kita butuhkan untuk memenuhi kebutuhan spiritual kita pada Pemilik Kehidupan (asumsinya kita percaya ada Tuhan).

Yang porsinya harus besar ke masyarakat itu bukan mengajak masyarakat menjalankan agama seprti yang kita inginkan sehingga mereka masuk surga. Tapi mengajak mereka tahu porsinya yang paling pas untuknya dalam beragama. Urusan sorga dan neraka itu cuma konsekuensi belaka karena kebaikan yang kita jalankan.

Satu2nya “perlombanaan” yang harus kita lakukan klo kita beragama adalah memberi manfaat sebanyak2nya pada masyarakat kita.
Jadi, agama itu letaknya “di dapur”, yang “di serambi” terhidang ke masyarakat itu adalah ahlak baik dan perbuatan bermanfaat…

Dari Tepian Lembah Sungai Elbe

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s