Blondine Bermata Biru…


12341160_10207961860475191_2782108495229127924_n

(Ini adalah tulisan lawas yang baru saja kuposting di blog-ku)

Musim panas tahun ini mulai tiba. Di kaki bukit di belakang rumah yang kebetulan letak rumah kami mirip di penggunungan Puncak, aku bersama kedua putri jelitaku dan Nanik sang bidadariku asyik bermain di lapangan taman bunga. Sedikit istirahat berebah di tanah, khayalku ingat masa-masa sulit beberapa tahun silam…

Kala itu memasuki awal musim Panas tahun 2005. Saat itu aku kehilangan kontrak kerja di T-Systems (Perusahaan Telekom-nya Jerman) karena B. Jermanku buruk. Dari pada dideportasi pulang, visa ndak diperpanjang karena berstatus pengangguran maka aku putuskan untuk kuliah lagi.

Lalu sambil kuliah di Univ Hamburg, aku kerja serabutan dulu jadi cleaning service di asrama mahasiswa milik universitas. Paling tidak jika bahasa Jerman ku sudah bagus maka nanti bisa daftar jadi Asisten Peneliti kerjakan proyek sang Professor. Begitu cita-citaku yang tidak terlalu muluk saat itu.

Tapi saat itu juga untuk isi perut aku harus dapat kerja secepatnya. Apapun itu, yang penting bisa untuk sambung hidup. Dapat kerjaan sebagai cleaning service di asrama milik Univ. Untungnya kerja di univesitas itu tidak bayar pajak. Tapi ruginya jadi cleaning service di asrama mahasiswa membuatku bertemu dengan temen-2 kuliah. Gengsi juga juga sih, mosok bersihin WC asrama, ketemu temen-2 kampus lagi.

Tapi cuek, aku butuh uang untuk kuliah, untuk hidupku, untuk kursus B. Jerman, untuk kukirim ke Nanik sang bidadariku yang sedang hamil yang terpaksa kukembalikan ke Yogya karena aku di Jerman tidak dapat visa kerja sehingga tidak boleh bawa keluarga.

Jika saat ngepel atau sapu asrama aku ketemu temen kuliah, aku santai aja ramah dan ngobrol dengan tetap terus kerja. Kadang kugunakan untuk praktek memperlancar B. Jerman. Akhirnya, ada temenku orang Rusia (blondine aseli tenan yang kubayangkan mirip Miriam De Abo bintang cantik James Bond :d) sering temenin aku ngobrol sambil aku kerja. Aku lupa namanya klo ndak salah Natashya. Lama-2 kami akrab. Dia hampir selalu temenin aku kerja dengan ngobrol apapun.

Suatu ketika pagi-pagi hari libur, aku bersihkan Kamar Mandi asrama (KM nya bersifat umum ada di setiap pojok gedung, tidak di dalam kamar). Natashya baru bangun masuk KM juga. Sambil ngobrol, lalu senyum manis belaga cuek, mosok dia plorotkan baju dasternya, lalu cegluk itu underwear nya juga diplorotkan di depan kedua mataku. Lalu telanjang bulet, bulet buanget, dengan senyum simpul nyalahin air pancuran. Mandi di sampingku sambil tenang dia ajak aku ngobrol!

Bajigur, pikirku dalam hati. Ini blondine minta “kuaniaya” dia! Aku bener-2 panas dingin dibuatnya. Tapi akhirnya kuputuskan dengan tekadku untuk tidak “menganiaya” sang blondine. Tidak terjadi kesalahan termanis, yang betul-betul aku amat sesali kenapa tidak kulakukan… hahahaha :))

Setelah kejadian itu, si blondine cantik itu malah cuek padaku. Dia tidak pernah lagi temenin aku ngobrol saat aku bersihin Asrama mahasiswa. Sampai beberapa hari kemudian, setelah selesai kuliah kami makan bersama di kantin. Ngobrol punya ngobrol akhirnya si blodine dengan hati-hati ndak tahan bertanya padaku: „Ferizal maaf boleh kah aku tahu apa orientasi sexual-mu?“

Asem iki, si blondine itu pikir aku hombreng kali yah. Grrrrr… rupanya minta diterkam ini blondine, hahaha… :))

Dari Tepian Lembah Sungai Mai
20 May 2012

One thought on “Blondine Bermata Biru…

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s