Nelayan bukan Pemburu – Jangan Pernah Ucapkan Cinta Anda!


Ini terjadi saat saya patah hati ditolak cinta oleh pujaan hati si gadis aiu yang dulu aku bayangkan secantik Putri Jashmine Shaharazad nan Cantik Jelita yang dalam khayalanku yang tentu saja ngawur, dia adalah putri cantik tiada duanya dalam kisah legenda 1.001 malam.

Suatu ketika kuucap cinta tulus padanya,… dan seperti kisah-kisah cinta para filsuf agung dimana keagungan sebuah cinta selalu berakhir dengan patah hati yang menghasilkan coretan puisi agung, maka ungkapan cintaku pun berakhir dengan patah hati tetapi hanya sayangnya tidak menghasilkan coretan puisi agung.

Saat patah hati itulah aku mendengar nasehat sufi dari Resi Begawan Prof. Damardjati Soepardjar.
Katanya:
“Mas, lelaki itu pantang mengucapkan cinta. Klo ngucapkan cinta maka resiko ditolak. Lelaki itu akan berbau semarak wangi jika dengan baluran aura prestasi. Nah, perstasi itu lah yang membuat dia mendapatkan cinta dari wanita terbaik yang mencium semerbak prestasimu yang menyebar kemana-kemana…”

Wah nasehat yang hebat sekali pikirku dalam hati. Jadilah kuberketatapan hati tidak mau “nembak” untuk ucapkan cinta lagi pada wanita. Yah sudah nasehat untuk menyebarkan semerbak prestasi kumaknai menjadi “menyebarkan jala pesona kemana-mana” hehehe…😛

Jadi, mulai hari itu aku tidak pernah mau nembak cah wedo maning, karena klo nembak resiko bisa mleset. Gengsi ah cah lanang meleset saat nembak. Dijadiin gosip tahu!😀

Tekniknya dirubah menjadi tebarkan jeratan jala pesona kemana pun. Ibarat nelayan nebarkan jala sesering mungkin, lalu dia lihat: apabila ketangkap ikan teri maka disimpan dulu ndak usah diapa2kan untuk persiapan makan malam klo terpaksa dari pada ndak ada lauk pauk😀

Lalu tebarkan jala yang lain, ketangkap ikan Sardin wah lumayan makan malamnya makin enak nih. Jadilah ikan terinya dilepas kembali saja ke laut, sardinnya yang disimpan.

Lalu tebarkan jalan lainnya lagi, dapat ikan Kakap. Senyum senang suka cita. Simpen sambil senyum ceria makan malam nanti amat nikmat. Sardinnya yah boleh dilepas, boleh disimpan untuk cadangan makan malam. Terserah diriku.

Lalu terbatkan jala lagi dapat ikan Tuna, wah makin senyum. Nanti bisa makan Kakap Merah panggang plus Gulai Kepala Ikannya, tambah lagi Ikan Tuna Bakar yang manis gurih. Hmmm…nyamnyam🙂

Tebarkan jala lagi, dapat Lobster. Jadilah makan malamnya berbagai menu mewah bak pesta…

Kesimpulannya jangan pernah jadi pemburu karena tembakan anda bisa meleset tapi jadilah nelayan yang menebarkan jalan pesona ke berbagai kesempatan. Setelah itu bisa nikmati ikan-ikan yang tersangkut disana

Hehehehe…ojo terlalu serius membacanya😛

Cara Nembak Cewek

One thought on “Nelayan bukan Pemburu – Jangan Pernah Ucapkan Cinta Anda!

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s