Buku Terbaik Belajar B. Inggris


English in Use

Catatan Awal: Tulisan ini lanjutan dari tulisan sebelumnya “Buku Terbaik Belajar B. Jerman” yang bisa anda abaca di link ini: https://ferizalramli.wordpress.com/2015/04/07/buku-terbaik-belajar-b-jerman/
 
Tentu saja mengusai B. Inggris adalah jendela ilmu pengetahuan, akses internasional serta asset intelektual yang amat berharga. Begitu anda menguasai B. Inggris maka saat itu juga derajat anda akan ikut naik sesuai dengan seberapa tinggi anda mencapainya. Semakin tinggi penguasaan B. Inggris anda maka semakin terangkat lah derajat kredibilitas anda dalam berkomunikasi di forum internasional.
 
Ini opini pribadi saya: apabila saat berada di level “lower level management” maka keahlian teknis amat dominan untuk menentukan lompatan karir. Saat berada di level ”middle level management” maka kemampuan manajerial lah yang cukup dominan untuk terlihat seseorang berprestasi. Hanya saat anda mulai memasuki ”Top Level Management” khususnya jika anda berada di persaingan global, seakan semua kemampuan teknis dan manajerial anda “tidak terlalu” berguna lagi. Yang anda butuhkan adalah kemampuan konseptual plus anda bisa presentasikan visi, ide dan opini dalam B. Inggris dalam forum yang prestisisus dan bisa bernegosiasi dengan para Stakehorlder dalam B. Internasional. Di titik ini Inggris menjadi salah satu titik kunci penting sebagai ”tools” untuk mencapai tujuan anda.
 
Tentu saja tidak cuma urusan komunikasi bisnis, B. Inggris juga bahasa ilmu pengetahuan. Publikasi internasional tentu saja dalam B. Inggris. Dengan penguasaan B. Inggris yang baik berarti juga penguasaan berbagai akses informasi dan ilmu. Akan tetapi bagaimana sesungguhnya untuk memetakan kemampuan B. Inggris seorang individu?
 
Di Eropa ini ada standard kompetensi berbahasa yang terdiri dari level A1, A2, B1, B2, C1 dan C2.
Urutannya begini:
A1: Beginner (Einstieg)
A2: Elementary (Grundlagen)
B1: Intermediate (Mittelstufe)
B2: Upper Intermediate (gute Mittelstufe)
C1: Advanced (fortgeschrittene Kenntnisse)
C2: Proficiency (exzellente Kenntnisse) –> Bahasa Ibu
 
Bagaimana sebaiknya orang Indonesia belajar B. Inggris?
Ada banyak cara dan setiap orang punya cara sendiri untuk mempelajari B. Inggris.
 
Berdasarkan pengalaman pribadi saat di Indonesia dulu maka buku awal yang saya gunakan adalah tentang Tata Bahasa yaitu:
(1) Fundamentals of English Grammar dan (2) Understanding and Using English Grammar. Kedua buku tersebut adalah buku terbaik awal saya belajar B. Inggris dalam pengantar B. Indonesia.
 
Setelah itu akan baik lagi jika mengggunakan buku-buku yang berjudul “English in Use” dari Penerbit Cambridge. Buku itu adalah kumpulan buku yang amat lengkap yang dapat membimbing kita dari level Beginner (A1) sampai dengan Proficiency (C2). Buku-buku dari Cambridge ini saya buat dalam 5 katagori yaitu 2 Katagori Utama dan 3 Katagori Tambahan:
 
1. English Grammar in Use: Elementary, Intermediate dan Advanced
2. English Vocabulary in Use: Elementary, Pre-intermiediate & Intermediate, Upper-intermediate, Advance, Business Vocabulary (Intermediate dan Advance), Academic Vocabulary dan Test Your English Vocabulary (Intermediate dan Advance)
3. English Phrasal Verbs: Intermediate dan Advanced
4. English Collocations: Intermediate dan Advanced
5. English Idioms: Intermediate dan Advanced
 
Selain itu anda juga bisa belajar B. Inggris secara interaktif dari link BBC. Link ini amat baik untuk anda yang berada di level Pre-intermediate, Intermediate dan Upper-intermediate baik memperdalam kemampuan Grammar, Vocabulary & Pronunciation maupun belajar General English dan Business English. Berikut ini link interaktif dari BBC English Learning: http://www.bbc.co.uk/learningenglish/
 
Selamat Memperdalam B. Inggris anda.
 
Dari Tepian Lembah Sungai Elbe

3 thoughts on “Buku Terbaik Belajar B. Inggris

  1. Pak Ferizal, sy butih info utk melanjutkan studi S2 psikologi di jerman. Dan sy juga akan membawa anak sy laki2 utk melanjutkan SMA di jerman. Apakah benar bahwa info pendidikan di jerman gratis? (utk S2 juga kah?). Lalu adakah biaya jaminan yg hrs sy siapkan? Berapakah biayanya kalau ada? Trims Pak Ferizal.

    XXXXXXX

    1. Membawa anak lelaki anda SMA ke Jerman itu bukan keputusan yang baik. Dia bisa ndak naik kelas berkali2 bahkan bisa tidak lulus SMA bahkan jika tujuan anda ke Jerman untuk tinggal sebagai permanent resident sampai pensiun pun tetap saja membawa anak saat SMA ke Jerman bukan sebuah hal yang mudah bagi si anak.

    Bisa anda bayangkan untuk belajar B. Jermannya saja dia butuh 3 tahun, lantas saat mau mulai serius sekolah, anda sudah harus pulang ke Indonesia. Jadi, jika bawa anak anda untuk sekolah SMA cuma karena ingin anda ambil S2 maka itu benar2 sebuah keputusan yang sulit saya pahami.

    2. Yang kedua, ke Jerman itu untuk dapatkan visa tidak mudah. Jadi, harus dipertimbangkan betul bawa keluarga hanya karena anda ingin kuliah di Jerman. Untuk visa anda sendiri saja tidak mudah dapatnya apalagi untuk keluarga.

    3. Iya biaya kuliah di Jerman secara umum gratis. Penjelasan ini sudah saya tulis berkali-2 bahwa sekolah di Jerman gratis.

    4. Untuk urusan visa silahkan lihat langsung website Kedutaan Besar Jerman di Jakarta.

    Semoga sukses

    Ferizal

  2. Dear pa Ramli

    Saya juga ramli di riau, saya sangat suka belajar english belakangan ini dikarenakan kebutuhan pekerjaan.
    Umut saya saat ini umur 31.

    Saya ada rencana mau cari info kuliah di LN, mohon info apabila update.

    Support dan perhatianya, saya sampaikan terima kasih

    Ramli sidabalok
    wa +62 851 000 64632

    XXXXX

    Info update untuk study di LN khususnya Jerman selalu saya tulis di Blog ini atau di Facebook saya.

    Salam

  3. Ping-balik: Belajar B. Asing! | Ferizal Ramli's Blog

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s