Memaknai Skandal Perusahaan Raksasa Otomotif VW


VW

Business itu dimana2 memang “greedy” kok. Itu sebabnya mereka harus dijaga ketat karena mereka itu bisa merusak apapun demi profit. Umumnya skandal yang dilakukan itu ada 2 tipe yaitu Skandal produk (merusak lingkungan dan konsumen) dan skandal keuangan (menipu).

Masalahnya ada 2 filosofis pengawasan yaitu style Eropa atau style Amerika.

Klo sytle Eropa itu pengujiannya diawal sehingga dicegah sebelum terjadi skandal. Artinya, di Eropa diterapkan aturan ketat di awal lalu dicek sebelum dilemparkan ke publik. Itu sebabnya skandalnya relatif jarang terjadi karena pencegahan sebelum dilempar ke market menjadi filosofisnya.

Filosofis ini menuntut birokrat bersih untuk mengecek setiap produk dan output perusahaan. Selain itu ini menuntut birokrasi yang kuat dan gemuk karena menjadi pembuat dan pengawas peraturan.

Keuntungannya: jarang sekali terjadi skandal di masyarakat.

Klo di Amerika style-nya adalah dicek jika ada laporan dan pengaduan dari stakeholder. Itu sebabnya skandal terjadi saat sudah di market. penimpuan kasus Enron, skandal sub-prime mortgage crisis, termasuk meskipun agak lunak dibandingkan VW adalah Toyota yang recall jutaan produknya di US karena airbag, adalah daily business di US. Dikarenakan filosofis sistemnya mereka memang seperti itu: mengambil tindakan saat ada pengaduan atas kesalahan.

Filosofis ini menuntut aparat hukum bersih untuk mengadili skandal yang terjadi.

Keuntungannya: tidak menuntut negara memiliki birokrasi yang besar dan kuat.

Secara umum perusahaan Jerman yang terlibat skandal terlalu sedikit dibandingkan perusahaan dari negara lain baik skandal produk atau skandal keuangan. Untuk skandal VW meskipun kejadiaannya di US, saat ini para Jaksa Jerman sedang menginvestigasi kemungkinan korupsi para eksekutifnya.

Bagi analyst di Jerman menulis kasus VW ini dimaknai sebagai: “Time for German Industry to Abandon Its Arrogance”.

Hanya seperti umumnya banyak skandal terjadi di US, amat jarang sekali di US jika skandalnya menyangkut produk akan berdampak serius pada perusahaan. Di US berdasarkan catatan sejarah skandalnya yang panjang di dunia bisnis, skandal yang membuat perusahaan tutup itu sebagian besar karena skandal keuangan berupa penipuan laporan keuangan.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s