Haruskah Para Nasionalis Indonesia “Membela” Yunani saat ditekan Kreditor?


Haruskah Para Nasionalis Indonesia “Membela” Yunani saat ditekan Kreditor?

Banyak para nasionalis Indonesia yang anti IMF berpikir bahwa Yunani yang ditekan kreditor Troika (dimana salah satu diantaranya IMF selain EU dan Bank Central Eropa) itu sama dengan kasus saat IMF menekan Indondesia di krisis Ekonomi 98 dulu. Mereka berpikir pasti saat ini Yunani di-dzalimi IMF sama persis seperti Indonesia dulu di-dzalimi IMF. Padahal ini jelas 2 kondisi berbeda!

Saat Indonesia krisis 98 dulu, IMF itu satu-satu lembaga paling dominan mendikte Indonesia. Sementara pada kasus Yunani, IMF itu adalah yang jauh lebih kecil perannya dari pada EU, apalagi jika EU ditambah bank Central Eropa amak semakin kecillah peran IMF. EU itu didominasi dengan gaya Ekonom Jerman yang mereka itu suka dengan gaya konservatif: Pengetatan Anggaran agar jangan lebih besar pasak dari pada tiang! Harus dipahami EU itu dengan IMF mindset berpoikirnya beda: EU itu lebih didominasi oleh mahzab ekonomi yang sosialis.

Jadi, tekanan kreditor (dalam hal ini Troika) ke Yunani itu harus dimaknai lebih pada titik berat penekanan programnya agat Yunani jangan lebih besar pasak dari pada tiang. Tentu saja tetap ada kepentingan kreditor yang mereka titipkan agar Yunani bayar hutangnya, itu wajar semua kreditor punya kepentingan menyelamatkan assetnya. Tapi tetap tidak menghilangkan spirit besarnya: Yunani harus berhemat secara benar.

Nah prinsip EU ini dikritisi The Guardian habis2an dengan “meminjam” pendapat Ekonom peraih nobel Stiglitz yang memang cukup kredibel. Link Guardian: http://www.theguardian.com/business/2015/jun/29/joseph-stiglitz-how-i-would-vote-in-the-greek-referendum?CMP=fb_gu

Kelemahan dari Tulisan Stiglitz di Guardian itu spiritnya adalah menginginkan EU mem-bailout Yunani seperti Amrik membail-out dirinya saat krisis dulu. Mirip bail-out 100%. Selain Guardian, para pengamat dan media UK dan US juga salahkan Troika karena mereka inginnya program bailout habis2an terhadap Yunani yang harus segera direalisasikan.

Klo anda baca wawancara Stiglitz di die Zeit, bukan hasil repotase The Guardian di link terlampir diatas, akan tahu lebih detail ini point Stiglitz:
1. Salahkan program UE yang terlalu ketat ke Yunani (catatan penting: padahal cara yang sama sukses di Portugal, Spanyol, Italia, Irlandia).
2. Minta untuk dibantu dengan uang yang lebih banyak dan persyaratan yang longgar.
http://www.zeit.de/2015/27/joseph-stiglitz-grexit-griechenland-deutschland

Uniknya mereka (UK yang notabene anggota EU) itu yang paling keras kritik EU tapi termasuk paling rendah mau bantu Yunani (grafik terlampir) bahkan NOL besar dana yang mereka keluarkan dalam program bailout. UK dan US tidak terlibat dalam bailout. Pinjamannya ke Yunani bukan dalam rangka bailout. Ironisnya kedua negara ini yang paling getol tekan EU agar membilout Yunani.

Tampaknya ini lebih pada perang paradigma mahzab Ekonomi antara Ekonomi Anglo-Saxon dan Ekonom Eropa Continental atau malah perang pengaruh antara Eropa Kontinental dan Anglo-Saxon. Untuk diingat dalam banyak kasus Ekonom Eropa Kontinantal itu sampai saat ini cukup sukses membuat Italia, Spanyol, Portugal, Irlandia TIDAK bangkrut seperti Yunani padahal mereka mengalami masalah sama beratnya.

Lantas kenapa Yunani harus minta diistimewakan? Menariknya lagi harus dipahami, US bisa sukses membailout hutang karena US bisa cetak USD sebanyak2nya, klo EU tidak bisa. Itulah yang menjadi mindset US bisa senang main bailout hutang. Sesuatu yang EU ndak punya sehingga mereka harus lebih pada program pengetatan anggaran.

Ini adalah perang Midset dan Paradigma antara UK-US dengan Eropa Kontinental tentang konsep Bail-out. Jadi adalah salah konsep jika paar nasionalis di Indonesia ada yang berpikir ini IMF yang berperan dalam men-dholimi Yunani. IMF itu kecil untuk ukuran Eropa dalam konteks Yunani. Jadi peran IMF di Yunani sama sekali tidak signifikan jika dibandingkan peran IMF di Indonesia pada saat krisis 98 dulu. Jadi, orang Indonesia jangan salah membacanya.

Ini adalah perang Ekonom UE Eropa yang utamanya Ekonom2 Konservatif Sosialis Jerman yang percaya untuk sembuhkan Yunani agar mereka membuat pola hidup sehat dengan obat seperlunya (dengan sistem anggaran ketat), dengan Ekonom Anglo-Saxon yang percaya diberi doping dosis tinggi untuk sehat (dengan bailout besar2an).

Mestinya memahami persoalannya seperti itu.

PS. Ini gambar betapa UK yang di Eropa termasuk paling rendah keluarkan dana ke Yunani.
11694916_1083979731630531_1025640487238831446_n

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s