Sekilas Membedah Anatomi Sistem Kuliah di Jerman


uni-2009_10130062r
Gambar: Universität des Saarlandes, Saarbrücken (UdS)

Filosofi Belajar
Filosofis Universitas di Jerman itu bukan “Center of Excellent” tetapi “Linkage Industry”. Artinya, kuliah di Jerman itu tidak boleh semata-mata belajar dari Universitas saja tapi juga anda harus meneliti di lembaga riset dan/atau bekerja di industri. Jadi, jika kuliah di Jerman cuma di universitas saja maka ilmu yang didapat paling banyak cuma 40%! Ini berarti jika selama studi di Jerman, anda cuma belajar dari universitas saja maka ilmu anda jauh dari optimal. Ini perbedaan mendasar antara studi di Jerman dengan studi di universitas Anglo-Saxon atau Indonesia yang mencontoh Anglo-Saxon.

Pentingnya B. Jerman
Dengan filosofis “Linkage Industry” maka kuliah di Jerman itu mengharuskan juga studi riset di pusat riset dan/atau praktikum di Industri. Jadi ilmu dari kampus itu hanya salah satu sumber ilmu untuk belajar. Sisanya anda harus terlibat dalam riset dan/atau praktek kerja di industri. Masalahnya jika anda ndak bisa bahasa Jerman kadang agak kesulitan khususnya klo terlibat dalam proyek2 penelitian industri dan harus kerja full time di perusahaan yg umumnya mereka berbahasa Jerman. Akibatnya, anda tidak bisa terlibat untuk hal ini. Yang terjadi ilmu anda hanya terbatas dari kampus saja.

Beda Universität dan Fachhochschule (FH)
Lalu anda juga harus bisa bedakan Universität di Jerman itu jumlahnya sedikit hanya sekitar 35% dari total Perguruan Tinggi di Jerman atau sekitar 130 Universität dari sekitar 400 Perguruan Tinggi. Universität di Jerman ini fokusnya di riset. Itu sebabnya Jerman dikenal dengan Tradisi Riset yang kuat dan mendalam untuk menghasilkan inovasi-inovasi baru. Biasanya Universität bekerja sama dengan lembaga riset seperti Max Planc Institute atau Fraunhofer serta Industri untuk melakukan proyek bersama dalam penelitian. Jika anda ingin jadi peneliti atau ilmuwan maka harus kuliah di Universität karena disini dibuka Program Bachelor, Master dan Doktor.

Yang banyak itu FH atau “University of Applied Sciences” (kalau di Indonesia semacam Politeknik atau Sekolah Vokasi Tinggi) dimana kuliahnya amat berorientasi ke industri. Jadi, secara filosofis beda sekali antara Universität dan FH. Dari 400 Perguruan Tinggi di Jerman maka terdapat sekitar 270 FH alias sekolah vokasi. Ini berbanding terbalik dengan di Indonesia dimana jalur vokasi lebih sedikit dari pada jalur akademik. Klo kuliah di FH itu kelasnya kecil, terstruktur dan praktek oriented. Tidak ada jurnal-jurnal ilmiah yang dibahas! Anda memang selalu presentasi tetapi yang dipresentasikan studi kasus yang anda teliti. Kuliah di FH cuma tersedia untuk jenjang Bachelor dan Master.

Aktivitas Kuliah di Kampus
Kalau kuliah di kampus Jerman maka kuliahnya klasikal mendengar professor bicara dan materinya bukan Jurnal Internasional. Di Jerman hampir semua dosen mesti Professor-Doktor. Professor Jerman jarang sekali pakai materi kuliah internasional dari penerbit luar Jerman. Yang Professor paparkan dalam kuliah adalah pemikiranya sendiri dalam bentuk diktat kuliah atau buku yg dia publish dari pemikirannya sendiri. Anda tentu saja dibolehkan baca buku apapun cuma materi kuliah adalah pemikiran si Professor.

Selama saya kuliah “business administrasi” maupun “business computing” di Jerman baik di FH Furtwangen atau Universität Hamburg, saya tidak pernah dikenalkan oleh pemikiran Managemen misalkan model Michael Poter, David Aaker, Edwin B Flippo, Philip Kotler dan yang seperti itu yg saya yakin di Amrik, Inggris, Australia atau negara2 Asia yg berorientasi Internasional pasti mahasiswa jurusan manajemennya akan kenal nama2 itu🙂

Professor Jerman kasih kuliah berdasarkan diktat atau buku yang dia buat sendiri dan dipublish sendiri.

Kerja Praktek
Saya sering baca catatan kuliah MBA dari Top 50 MBA terbaik di dunia dimana sering cerita tentang adanya program magang di perusahaan. Itu seakan “value added” yg luar biasa buat mereka para top B-School. Nah, klo di Jerman, jika anda mampu berbahasa Jerman dengan baik maka bisa dipastikan paling tidak 1 semester dari 4 Semester program master anda di Perusahaan riil bekerja dalam proyek mereka. Anda 1 semester minimal kerja fulltime di perusahaan dan digaji cukup besar bisa antara 600-1.000 euro per bulan gaji anda selama praktikum. Jadi, nyaris sebagian besar mereka yang kuliah di Jerman pasti dia pernah magang di industri.

Dari Tepian Lembah Sungai Elbe

5 thoughts on “Sekilas Membedah Anatomi Sistem Kuliah di Jerman

  1. Pak Ferizal, saya penasaran untuk meneruskan ke Jerman untuk MBA, dan PhD. Saya tidak pede ke Jerman karena bahasanya bukan Ingris. Saya tidak pede nilai IPK saya jatuh di semester2 awal. Bagaimana pengalaman Njenengan menyikapi ini (distribusi ilmu akibat bahasa)?

    XXXXXXX

    Bukankah sudah saya tulis berkali2 bahwa untuk ambil S2 apalagi MBA itu bisa berbahasa Inggris?🙂

    Klo pengalaman saya sih, saya bertekun selama ratusan jam untuk membaca semua informasi tentang studi Jerman saat saya ingin ke Jerman. Saya TIDAK akan pernah sampai keliru memahami misalkan sudah tertulis berkali2 bahwa MBA atau S2 tidak perlu B. Jerman, tapi tetap saya terlewat membacanya🙂

    Itu salah satu pengalaman saya saat mempesiapkan sekolah ke Jerman🙂

    Sukses buat anda selalu

    Salam hangat

    Ferizal

  2. Ping-balik: MUSTAIN: TIPE-TIPE KAMPUS DI JERMAN

  3. Untuk bidang kesehatan sendiri apakah ada,?
    Kalau disini ini perawat disana apakah ada lanjutan nya,??
    Kalau pun tidak ada, apakah boleh mengambil kedokteran ,?? Apakah ada pembatasan umur juga untuk itu,???

    XXXXX

    Hallo,

    1. Perawat yang lanjutkan ke perawat. Klo mau ke Dokter yah dari awal lagi dan dokter disini masuknya jauh lebih sulit dari pada PTN terbaik di Indonesia sekalipun lho.
    2. Tidak ada pembatasan umur.

    Salam

    FR

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s