Apa yang terjadi jika Saudi kalah di Yaman?


siyonist-işgalciler1

Tulisan dibawah ini tidak terkait tentang Sunni, Syiah atau pun agama🙂

Arab Saudi adalah salah satu negara besar di Timteng yang belum pernah tersentuh perubahan. Di Iran, Dinasti Syah Iran 30 tahun lalu berakhir. Dinasti Turki 80 tahun lalu berakhir. Di belahan Arab lainnya Khadafi berakhir, Saddam Hussein berakhir, Hosni Mubarrak berakhir, Ben Ali berakhir. Kecuali Sadam Husein, mereka semua korban “Jasmine Revolution!”

Memang dari kehancuran sistem otoriter negara-negara Islam tersebut ternyata baru Turki dan Iran lah yang bisa menunjukkan eksistensinya di percaturan dunia. Yang lain masih terbelakang, klo ndak mau dibilang terancam negara gagal.

Nah sekarang Arab Saudi menurut saya salah hitung besar dan lakukan blunder fatal. Mestinya Arab Saudi tidak bernafsu serang Yaman. Arab bisa terjebak dalam perang berkepanjangan tanpa rakhir.

Arab tuh tampaknya tidak pernah belajar dengan konflik Mindanau di Philipina yang puluhan tahun baru bisa damai.

Lihat saja Konflik Tamil di India yang puluhan tahun baru bisa terhenti.

Konflik Irlandia Utara saja butuh waktu lama buat Inggris untuk selesaikan.

Uni Sovyet malah bubar karena konflik Afghanistan.

Indonesia negara yang jago dan pengajar teori gerilya negara lain pun ternyata “babak belur” untuk menyelesaikan konflik Aceh dan Timtim. Di Aceh, Indonesia karena mukjizat berhasil atasi dengan baik, sementara di Timtim Indonesia gagal.

Amerika negara Superpower saja buru-buru segera meninggalkan Afghanistan dan Iraq karena dia sadar tidak akan mampu selesaikan konflik disana.

Lah kok berani2nya Arab buka kotak Pandora di halaman rumahnya?

Arab tidak akan pernah bisa menghindar dari konflik ini, —saat dia memulai konflik duluan—, karena Yaman itu berada di depan halaman rumahnya. Saat bersamaan, dinasti Al Saud pun bukan dinasti yang stabil. Intrik para Pangeran di Kerajaan Arab pun bisa menyebabkan perpecahan di Arab.

Jika perang ini terus berkecamuk di Yaman sampai beberapa tahun ke depan maka sangat mungkin dinasti Al Saud lah yang bubar karena perpecahan internal dan sangat mungkin Arab Saudi akan menjadi negara gagal yang justru dikuasai kelompok bersenjata Radikal Model ISIS.

Tampaknya kita ke depan harus tidak boleh kaget, sangat mungkin Arab Saudi akan menjadi negara gagal akibat kecerobohannya memulai perang di Yaman, sangat mungkin akan terjadi “balkanisasi” di Arab Saudi atau sangat mungkin akan ada ISISSA*** yang berpusat di Arab Saudi

Dari Tepian Lembah Sungai Elbe

***ISISSA: Islamic State in Iraq, Syria and Saudi Arabia😀

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s