Ikatan Ahli dan Sarjana Indonesia Jerman (IASI) Prakarsai Profesor Jerman Jadi Dosen Tamu di Vokasi UGM


DISKUSI2-770x470

IASI (Ikatan Ahli dan Sarjana Indonesia Jerman) mendedikasikan diri untuk kemajuan Indonesia!

Kali ini Program Pengirim Dosen Tamu Para Professor Senior Jerman ke Sekolah Vokasi UGM. Semoga kerja sama Pengirim Professor Senior Jerman ini dapat dilanjutkan dengan pengembangan Vocational Center dan Engineering Center di SV UGM, serta merintis Praktikum mahasiswa atau alumni SV UGM di Industri Jerman ke depan kelak, sehingga SV UGM bisa menjadi salah satu sekolah vokasi terbaik di Asia.

Semoga juga Program-Program Vokasi di Indonesia baik itu Sekolah Vokasi Tinggi atau pun Politeknik terus semakin berkembang sehingga para lulusan Sekolah Vokasi Tinggi (D4/Sarjana Terapan) akan siap menjadi “Kapten-Kapten Industri” untuk menghadapi persaingan kapitalis global yang frontal dan brutal!

Dalam waktu dekat ini juga IASI sedang membantu merintis Kerja Sama Program Vokasi Tinggi Indonesia supaya sekualitas dengan Fachhochschule Jerman serta SMK (Sekolah Menengah Kejuruan) sekualitas dengan Realschule Jerman.

Jerman menjadi maju dan hebat karena mereka mencetak lulusan-lulusan vokasi terbaik di dunia.


Ikatan Ahli dan Sarjana Indonesia Jerman (IASI) Prakarsai Profesor Jerman Jadi Dosen Tamu di Vokasi UGM

Link berita dari ISIGOOD:
http://www.isigood.com/pendidikan-beasiswa/ikatan-ahli-dan-sarjana-indonesia-jerman-iasi-prakarsai-pengiriman-profesor-jerman-jadi-dosen-tamu-di-vokasi-ugm/

Untuk mencetak lulusan yang siap bersaing dan memenangkan pasar global, maka diperlukan perluasan network global pula. Perluasan jejaring ini akan semakin membuka pintu akses di segala bidang, dan seluas-luasnya, yang dapat dimanfaatkan dalam rangka pengembangan kompetensi dan skill mahasiswa Indonesia. Oleh karena itu, kerjasama internasional dalam bidang pendidikan (termasuk pendidikan tinggi terapan/vokasional) merupakan target krusial yang harus dicapai, agar lulusan pendidikan vokasi menjadi solusi kongkret bagi permasalahan bangsa. Outcome-nya adalah, lulusan pendidikan tinggi Indonesia akan mampu berkarya nyata dalam bingkai kompetisi global.

Jerman merupakan salah satu negara maju di dunia, yang kemajuan bangsanya bertumpu pada SDM lulusan perguruan tinggi vokasi yang berkualitas tinggi. ‘Fachhochschule’ di Jerman (sering disebut ‘Politeknik’ atau ‘Sekolah Vokasi’ di Indonesia) merupakan institusi pendidikan tinggi vokasional penghasil SDM unggul dan bermutu tinggi di Jerman. Dengan telah terbuktinya Jerman menumpukan kemajuan bangsanya di pundak lulusan perguruan tinggi vokasionalnya, maka tidak salah bila Indonesia harus mampu menyerap konsep pengembangan pendidikan dan aplikasinya di Jerman.

Kolaborasi dan sinergitas nyata telah terjalin baik antara pihak Fachhochschule dengan Sekolah Vokasi UGM. Salah satu jalinan kerjasama yang sudah berhasil dikembangkan yaitu menghadirkan expert dari Jerman ke Sekolah Vokasi UGM untuk menjadi dosen tamu di SV-UGM. Serta bertindak pula sebagai konsultan yang memberi masukan dalam rangka pengembangan kurikulum dan suasana pembelajaran di Sekolah Vokasi UGM. Expert yang dihadirkan adalah seorang profesor yang tergabung dalam suatu lembaga, yaitu Senior Experten Service (SES) yang memiliki kantor pusat di Jerman. Lembaga inilah yang menerima proposal dari Sekolah Vokasi UGM (melalui prakarsa IASI), dan berkontribusi signifikan di dalam mencarikan dan menghadirkan profesor Jerman di Indonesia.

Kerjasama ini terbangun berkat prakarsa aktif dari pihak IASI (Ikatan Ahli dan Sarjana Indonesia Jerman). Seperti dilansir di laman www.iasi-germany.de, organisasi yang anggotanya terdiri dari mahasiswa, akademisi, serta kalangan professional ini memiliki misi untuk meningkatkan dan memajukan SDM bangsa Indonesia dengan berbagai program sentral yaitu: mengupayakan pratisipasi aktif dari para expert di Jerman sesuai dengan kebutuhan di Indonesia, serta membangun dan mengembangan hubungan strategis Indonesia dan Jerman, meliputi pula perluasan di bidang bisnis dan network sosial, serta berbagai bidang lainnya.

“Prakarsa awal dicetuskan oleh Bapak Ferizal Ramli, Presiden IASI, yang menawarkan kehadiran expert serta beberapa professor dari Jerman menjadi dosen tamu di Sekolah Vokasi UGM”, ujar Ir. Hotma Prawoto S, MT., IP-Md. ketika ditemui isigood.com (Rabu, 15/4/2015) di ruangannya. “Tawaran ini kemudian kami wujudkan menjadi kenyataan dengan bantuan pihak SES di Indonesia, yaitu Bapak Adam Pramana, hingga prosposal kami disetujui untuk mendatangkan dua orang professor dari Fachhochschule Jerman”, kata Hotma.

Beberapa waktu yang lalu, dosen tamu untuk Program Diploma Teknik Sipil Sekolah Vokasi UGM (Professor Bert Hofmann) telah berhasil melakukan tugasnya di Sekolah Vokasi UGM, sekitar kurang lebih hampir sebulan tinggal di Yogyakarta. “Pihak SES telah mendukung program ini dengan sangat signifikan, dan kerjasama ini sungguh menguntungkan bagi semua pihak, dan kami telah merasakan manfaatnya”, demikian dipaparkan oleh Wakil Direktur Sekolah Vokasi UGM, Dr. Wikan Sakarinto. Kemudian Wikan menambahkan, “Berikutnya kami sudah bersiap menyambut kedatangan seorang professor Jerman berikutnya yang akan menjadi dosen tamu di Program Diploma Teknik Mesin Sekolah Vokasi UGM.”

“Kehadiran Prof. Hofmann menjadi sangat penting karena Prodi Diploma Teknik Sipil SV-UGM sedang menyiapkan kurikulum pembelajaran yang berwawasan global dan future-oriented”, seperti dijelaskan oleh Dr. Agus Nugroho, Ketua Departemen Teknik Sipil Sekolah Vokasi UGM. Oleh karena itu, lajut Agus, Prof. Bert Hofmann, telah berdiskusi secara komprehensif tentang kurikulum dan konsep pembelajaran, bersama dengan tenaga pengajar di kampusnya. Dr. Iman Haryanto, selaku Wakil Ketua Departemen Teknik Sipil SV-UGM menambahkan bahwa untuk menghadapi isu terkini, sesuai masukan dari Prof. Hofmann, terdapat beberapa bidang yang mesti dieksplorasi lebih jauh yaitu permasalahan lingkungan dan spesialisasi lulusan yang mesti diperkuat. Selain itu, Prof. Hofmann juga memberikan pengayaan bahan ajar dan Kuliah Umum tentang Struktur Baja. Kuliah umum telah dilaksanakan pada 24 Maret 2015 lalu yang dihadiri 200 orang mahasiswa Teknik Sipil Sekolah Vokasi UGM.

Berbagai kesan yang sangat mendalam dialami oleh sivitas akademika Teknik Sipil SV-UGM terhadap Prof. Hofmann. Menurut Iman, “Meski posisinya adalah mantan presiden Fachhochschule dan dengan jabatan akademiknya sebagai professor, Prof. Hofmann selalu bersikap egaliter yang tidak memandang jabatan dan pangkat. Semua mendapatkan penghargaan yang sama”. Nilai-nilai inilah yang juga menjadi pembelajaran bagi sivitas akademika Sekolah Vokasi UGM.

Tentang sisi lain Prof. Hofmann, Iman menambahkan, “Meski agak kecil kemungkinannya dia kembali lagi ke sini, namun kami yakin dia akan kembali lagi karena dia masih penasaran dengan wajah Gunung Merapi. Sampai dua kali dia naik hingga Dusun Kinahrejo untuk melihat wajah Gunung Merapi, namun sayang, dua kali pula wajah sang gunung selalu tertutup oleh awan dan kabut tebal.”

IASI sebagai pemrakarsa program ini, serta pihak SES, akan terus meningkatkan komitmennya mewujudkan visi dan misinya. Dan Sekolah Vokasi UGM merespon, “Kami selalu siap untuk meningkatkan level kerjasama internasional ini, meningkat ke berbagai kegiatan lain, misalnya joint research, pengiriman mahasiswa ke Jerman, pertukaran mahasiswa internasional, pengembangan magang kerja ke Jerman, dan sebagainya”, demikian pungkas Hotma sembari mengucapkan terima kasih sedalam-dalamnya kepada IASI dan SES.

KULIAH-UMUM1 KULIAH-UMUM3

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s