Berhenti Mimpikan Jokowi Jatuh!


Joko3Ayo sekarang saatnya kerja secara serius untuk Indonesia. Yang di DALAM NEGERI:

1. Jika anda pengusaha maka beri lapangan kerja sebesar-besarnya buat yang membutuhkan.
2. Jika anda swasta maka buat perusahaan-perusahaan anda berkerja menjadi World-Class dan bisa intervensi pasar internasional
3. Jika anda PNS wujudkan program nyata pemerintah dan gunakan kekuasaan anda untuk majukan bangsa ini, jangan korup.
4. Jika anda aparat hukum, tegakan hukum dengan adil dan jangan korup.
5. Jika anda pendidik maka didik murid-murid anda dengan penuh dedikasi, dikarenakan mereka akan jadi pelari-pelari terdepan bangsa ini kelak
6. Jika anda dokter bantu pasien-pasien anda tanpa bedakan strata ekonominya
7. Jika anda Ustadz atau pemuka agama maka beri semangat optimis bagi umat anda…

Jika anda di LUAR NEGERI jadilah “brain-HUB” untuk bangsa Indonesia; bisa dalam bentuk bantu transfer knowledge, jembatani investasi asing atau bantu perusahaan Indonesia “go international”, termasuk juga melakukan diplomasi budaya, dll., dll…

Boleh-boleh saja bicara politik mengkritik atau sebaliknya membela Jokowi seperti hiruk pikuk saat ini. Hanya ndak usah terlalu serius tentang hal itu. Jadikan itu “bunga-bunga” kehidupan belaka. Jangan memimpikan untuk jatuhkan Jokowi. Jokowi itu tidak akan jatuh! Kedudukan Presiden Indonesia itu amat kuat secara UUD. Lha wong SBY yang sudah kalah di Parlemen dalam kasus dugaan korupsi Century saja tetap kokoh memerintah kok. SBY tetap tak tergoyahkan.

Apalagi politisi yang menjadi musuh-musuh Jokowi itu begitu banyak punya dosa masa lalu. Terbebas dari dosa masa lalunya saja mereka (musuh-musuh politik Jokowi) ndak akan bisa, bagaimana mungkin mencari-cari salahnya Jokowi untuk dimakzulkan? Menjatuhkan Jokowi itu suatu yang nyaris “hil nan mustahal!”

Tapi ndak apa-apa anda tetap mengkritisi, atau nyinyir atau iyik ke kebijakan Jokowi. Dikarenakan kekuasaan jika tidak diawasi, meskipun Jokowi baik maka dia tetap bisa terpeleset. Hanya sebaiknya gunakan argumentasi karena ini akan memperkaya sudut pandang masyarakat kita yang membacanya. Jadi, gunakan dialektika mengkritisi pemerintahan itu sebagai proses membagi sudut pandang secara argumentatif.

Ingat, saat ini kita sedang memiliki momentum pas untuk menjadi bangsa besar!
Bloomberg baru-baru ini mengatakan 15 tahun lagi kita masuk 20 besar Ekonomi dunia di urutan no 13.
McKenzie juga pernah mengatakan 30 tahun ke depan Ekonomi Indonesia no 7 kekuatan dunia.
Jadi, saatnya buat kita semua harus bersama membuktikan ramalan mereka menjadi kenyataan atau malah kita lampauinya.

India yang penduduk miskinnya massif dan jurang kaya miskinnya begitu besar serta ndak punya Sumber Daya Alam plus begitu banyak yang buta huruf saja, bisa begitu optimis menghadapi masa depan.

China yang dalam ketertutupan politik dari Partai Komunis yang tidak jelas apakah itu partai akan bisa eksis 10 tahun ke depan yang beresiko membuat negeri itu chaos, ternyata tetap saja mereka optimis membangun.

Brasil yang negerinya penuh dengan kekerasan mafia dimana-mana. Social trust yang begitu rendah antara orang kaya dengan miskin bisa saling bunuh-bunuhan begitu mudah, mafia obat bius dimana-mana, toh mereka tetap begitu optimis menyongsong masa depannya.

Mosok kita yang nayris mempunyai semuanya, modal SDA yang besar, penduduknya 99% melek huruf, serta momentum kemajuan berpihak pada kita, lalu kita sia-siakan semua ini?

Persoalan rivalitas Pemilu sudah selesai! Persoalan jatuh-menjatuhkan Presiden harus kita tolak karena justru akan sengsarakan kita. Jika ndak suka Jokowi maka tunggu sampai tahun 2019. Hanya, Jokowi tetap harus dikritisi biar tetap “on the track” dan gunakan argumentasi yang baik saat mengkritisi.

Selanjutnya terus berkarya…

Dari Tepian Lembah Sungai Elbe

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s