Deutsche Welle iki NGACOK dan NGAWUR. Ndak mutu betul ini Kantor Berita Jerman memotret Jakarta!


0,,17373241_303,00Ini link yang amat menggangu saya. Giliran gambarkan kota Jakarta yang dipotret sisi kusamnya. Hai, orang Jerman kalian saya berita tahu yah. Indonesia itu lebih proepektif dari pada Cina, India bahkan Jepang!

Kamu lihat hai Orang Jerman dan kalian coba berpikir yang benar. Kalian kan terkenal rasionalis dingin maka gunakan analisa rasionalis anda. Perhatikan ini:

1. Cina itu masa depannya politiknya tidak jelas. Berapa lama Partai Komunis Cina bisa bertahan sebagai satu-satunya Partai Penguasa dengan sistem tertutup sehingga bisa menjaga stabilitas politiknya? Biasakah PKC bertahan 5 atau 10 tahun ke depan? Jika sampai itu PKC runtuh anda bisa jamin Cina akan terus stabil seperti itu? Ada potensi bencana besar di Cina!

Untuk kalian ketahui DW, di kami sudah selesai dengan masalah stabilitas politik. Sistem Demokrasi kami yang ratusan kali pilkada langsung dan sudah 5 kali pemilu ( 1 kali masa BJ Habibie, 2 kali masa Mega, 1 kali masa SBY pertama, 1 kali masa SBY kedua) tidak pernah rusuh. Sistem demokrasi kami mapan semapan anda hai orang Jerman! bahkan lebih baik dari pada negara-negara Eropa seperti Italia yang pilih Gangstar Mafia jadi PM terlama disana.

Jadi, berhentilah kalian memuju berlebihan Cina. Eropa legenda masa lalu. Amerika cerita masa lalu. Cina itu cerita hari ini. Indonesia adalah cerita hari depan.

2. India itu punya masalah ketidakmerataan yang amat sangat besar. Jurang antara miskin dan kaya begitu menganga. Penduduk buta aksaranya besar. Gembel, pengemis, gelandangan merata disana. Mereka terlalu berat untuk tumbuh dengan beban kemiskinan dan pemerataan yang begitu menganga. Mereka harus selesaikan persoalan sosial mereka yang memang secara struktural penduduk miskin mereka tidak akan pernah bangkit karena persoalan warisan strata sosial.

Indonesia memang punya masalah sosial tapi Indonesia jauh lebih cepat belajar dari India. Dalam demokrasi, kualitas kita lebih baik. Dalam persamaan hak-hak hidup, kualitas persamaan hidup kita lebih baik. Dalam hal kesenjangan sosial kualitas kita lebih baik. Dalam masalah gender, kualitas kita lebih baik. Software sosial kita lebih baik dari India. Melewati kekuatan total ekonomi India yang pendudukan lebih banyak 4 kali dari kita itu masalah waktu saja.

3. Jepang memang negara hebat dan maju. Tapi potensi Jepang sudah maksimal. Dia ada di titik stagnan. Kalau anda Jerman punya Uni Eropa yang bisa anda “atur” untuk kepentingan anda, Jepang yang dipunyai para musuh seperti Cina, Korea dan Taiwan. Sekarang Indonesia memang masih pasar Jepang, tapi Indonesia bisa seperti Cina menjadi pesaing Jepang karena kami punya banyak resouces.

Jangan bayangkan Jepang dengan Indonesia seperti Jerman dengan Spanyol dan Italia. Jika Spanyol dan Italia itu resources sama dengan anda Jerman, jadi mana yang paling pinter itu yang menang. Kalau kami dengan Jepang, kami memang masih punya tugas mengembangkan SDM (Sumber Daya Manusia). Tapi jika dalam 10 tahun ke depan kami serius kembangkan SDM maka kami bisa salib Jepang seperti Cina saat ini salib Jepang.

Jadi, kuberi tahu padamu DW yang konon khabarnya kalian orang-orang rasionalis dingin. Gambar anda di link ini amat melecehkan dan mengirim berita sesat pada kami. Koreksi sikap iqnorant anda atau kelak anda akan menyesal!

-Dari Tepian Lembah Sungai Elbe-

PS.
Sekarang saatnya di moment pemerintah baru ini para akademisi dan ekspatriat kita di Jerman harus “melawan” berita-berita tendesius ini. Mereka harus diajarkan untuk tahu dengan siapa mereka berhadapan dan tahu bagaimana harus respek!

http://www.dw.de/10-kota-paling-rawan-bencana-di-dunia/g-17522990

Jakarta

Iklan

3 thoughts on “Deutsche Welle iki NGACOK dan NGAWUR. Ndak mutu betul ini Kantor Berita Jerman memotret Jakarta!

  1. Maaf pak, tapi setelah saya lihat, yg membangun Indonesia sebenarnya para keturunan. Karena yg indonesia asli sudah dibodohkan oleh raja raja nya sendiri. Lha yg pinter, bisanya ngerampok bangsanya sendiri. Jadi selama ini yg membangun ekonomi, mencipatakan industri & pekerjaan adalah kaum keturunan. Jika tak ada mereka, mungkin orang indonesia masih banyak yg tinggal diatas pohon. Kalau tidak percaya, google apa kata Prabowo yg notabene sangat antipati terhadap kaum keturunan, namun dia menyadari bahwa tanpa mereka bangsa ini akan mundur seabad. Maaf jika kenyataan ini kurang berkenan dihati.

  2. sabar bro, Deutsche Welle itu kaki tangan pemerintah jerman, selama beritanya menguntungkan jerman, maka pemerintah jerman akan pura pura begok, mereka itu anti banget sama tiongkok, coba saja liat pemberitaan yang menyangkut pemerintah china, selalu yang buruk buruk, otaknya penuh kebencian, dan iri. sebagai negara besar, ekonomi dan militer mereka sudah bukan negara super power. mereka itu munafik bertopeng demokrasi, ramah dimuka, racis di belakang. tapi duit mau juga. coba berani ga mereka boikot tidak jual bmw ke china? pasti ga mau karena fulus gede. dasar munafik .

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s