Sebuah Puisi dari Seorang Atheis…


Saya sedang menikmati buku tentang kumpulan puisi-2 cinta Karl Marx, cinta kemanusiaan, cinta ketuhanan, cinta akan eksistensi, cinta akan moral kebenaran dan cinta pada kekasih. Cukup tebal bukunya hampir 400 halaman dan belum selesai 🙂

Karl Marx dianggap “nabi”-nya Atheis. Ada yang menarik saat saya membaca salah satu puisinya, Marx begitu banyak menulis puisi relijius yang cukup indah. Saya ndak memperdebatkan ke-atheis-an Marx, buat saya dia atheis tulen. Saya cuma ingin kutip salah satu puisi relijiusnya (mungkin dimasa dia belum atheis barang kali):

“Und ich kämpfe mit Wind und Wellen,
Und bete zu Gott, dem Herren,
Und laß die Segel schwellen,
Und halt’ mich an sichern Stern.”

terjemahann ngawurnya:
dan saya bertarung dengan badai dan gelombang,
dan berdoa pada Tuhan, sang Penguasa,
dan mengijinkan layar terkembang,
dan menjaga saya pada cahaya ketenangan.

Nimmer kann ich ruhig treiben
Was die Seele stark erfaßt,
Nimmer still behaglich bleiben,
Und ich stürme ohne Raste.

Alles möcht’ ich mir erringen,
Jede schönste Göttetgunst,
Und im Wissen wagend dringen
Und erfassen Sang und Kunst.

Terjemahan ngawurnya:

Tiada pernah ku dapat bergerak dalam sunyi
disaat jiwa kuat menggenggam,
Tiada pernah diam dalam ketenangan sepi,
dan aku bergemuruh tanpa henti.

Semua ingin kurekam dalam ingat,
Setiap keindahan sempurna mukjikzat,
dan dalam pengetahuan menusuk dalam
dan menguasai syair dan keindahan.

-Dari Lembah Sungai Main-

Iklan

One thought on “Sebuah Puisi dari Seorang Atheis…

  1. Saya juga suka dengan Karl Marx.. Puisi ini menggambarkan bagaimana ‘Atheis’ yg sebenarnya. Saya mau tanya om, kalau mau studi di Jerman gimana ya caranya? Saya anaknya ibu Handari Yektiwi

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s