Beda Kultur dalam Promosi di Perusahaan


Beda Kultur dalam Promosi di Perusahaan

Pak Dhe Paijo dedengkot profesional yang telah banyak makan asam-garam bekerja di banyak perusahaan memberi nasehat ke padaku. Katanya, meskipun pada prinsipnya sama, bahwa orang bisa naik jabatan jika (1) prestasinya baik serta (2) hubungan baik dengan si boss, tetapi tetap ada perbedaan mendasar antara promosi di Perusahaan Amerika, Jerman, Jepang dan Indonesia.

Perusahaan Amerika:
Pak Dhe Paijo bilang kalau kerja di Perusahaan Amrik, ide itu penting. Pokoknya sampeyan harus punya banyak ide brilyant. Harus jago presentasi dan jago paparkan ide-ide sampeyan di depan boss. Jika mereka terkesan dengan ide-ide sampeyan maka sampeyan akan cepat dapat promosi. Itu sebabnya orang Amerika yang karirnya melejit itu jago-jago presentasi. Seakan-akan jago presentasi itu identik dengan prestasi kerja yang kualitas tinggi.

Ndak usah khawatir berlebihan dengan prestasi kerja anda. jika boss anda mulai kecewa dengan prestasi kerja anda maka siap-siap lah presentasikan diri di perusahaan baru dengan meminta jabatan lebih tinggi dan gaji lebih tinggi juga.

Perusahaan Jerman:
Selanjutnya, masih menurut Pak dhe Paijo bahwa orang Jerman tidak terlalu percaya pada ide-ide seseorang. Jika anda punya ide brilyant sementara mereka belum kenal anda dan anda belum dianggap bagian dari mereka maka simpan aja ide brilyant anda. Nanti anda dibilang pembual.

Mereka lebih percaya pada track record seseorang. Itu sebabnya karyawan Jerman senang sekali mengisi daftar kehadiran biar dianggap rajin. Mereka pun ikuti seminar dan pelatihan bahkan juga sekolah lagi. Buat mereka sertifikat itu seperti menjadi jaminan kualitas untuk bisa promosi.

Jadi, masih menurut Pak Dhe Paijo, di perusahaan Barat seperti Jerman dan Amerika yang namanya prestasi dan tugas mendapat point penting. Hanya dalam implementasinya, prestasi di perusahaan Amerika itu diwujudkan secara simple saja bahwa seseorang punya ide brilyant atau tidak, itulah penentu promosi. Di perusahaan Jerman, prestasi diwujudkan secara simple saja melalui catatan-catatan kuantitatif seperti daftar kehadiran, surat pengalaman kerja, sertifikasi, ijasah sekolah, dll.

Perusahaan Jepang:
Kalau di perusahaan Jepang, hubungan personal dengan boss itu jauh lebih penting diatas semuanya. Meskipun kerja anda bagus tapi komunikasi dengan boss dingin-dingin saja maka anda akan dicoret dalam daftar yang akan dipromosikan. Jadi, anda harus bisa ambil hati boss Jepang anda. Kalau perlu saat menjawab: Hai (iya), jawablah dengan menunduk serendah mungkin sehingga bener-2 merasa di-“uwongke” tenan itu boss Jepang anda 🙂

Jika sampeyan bisa punya hubungan dengan boss sangat dekat, karaoke bareng dan minum sake bareng maka sampeyan akan mudah dapat promosi. Pokoknya temani aja boss sampeyan kemana dia ingin pergi. Percayalah posisi aman, promosi lancar. Anda disenangi boss rejekipun lancar.

Perusahaan Indonesia:
Kalau di perusahaan Indonesia beda lagi. Mirip memang dengan perusahaan Jepang yang sama-sama orang Asia tetapi orang Indonesia itu biasanya punya hubungan keluarga yang erat. Biasanya boss orang Indonesia itu ingin terlihat profesional di kantor tetapi juga seorang suami atau ayah yang baik.

Oleh karena itu, biasanya istri dari si Boss terkadang amat menentukan keputusannya. Jadinya, di perusahaan Indonesia itu penting juga dibangun hubungan antara istri anda dengan istri si Boss. Percayalah, banyak diantara keputusan promosi dilakukan oleh si Boss diatas tempat tidur setelah mendengarkan bisikan dari sang istrinya…

Nah, perusahaan Jepang dan Indonesia ini aspek hubungan dengan boss itu jauh lebih penting dari pada prestasi. Hanya bedanya, untuk perusahaan Indonesia dimana ikatan keluarga berpegang erat maka hubungan istri anda dengan istri si Boss juga harus dibangun.

Itu lah nasehat Syarat Marantau Pak Dhe Paijo agar tetap bisa eksis di berbagai macam perusahaan dari berbagai kultur…

Di Pertengahan Musim Semi,
Di Tepian Lembang Sungai Isar,
München 10.05.2011

-Mas Uda Fe-

(Syarat Marantau adalah coretan pengalaman Merantau Penulis. Berisi tulisan tentang Konsep Manajemen, Akuntansi dan Sistem Informasi yang ditulis ala Manajemen Kulakan atau Manajemen Lapak Kaki Lima sebangsa obrolan santai lesehan; menikmati Wedang Jahe dan sego kucing di Warung Koboy Yogyakarta).

Iklan

2 thoughts on “Beda Kultur dalam Promosi di Perusahaan

  1. perkenalkan nama saya yagus dan sekarang baru nyantri di taiwan. saya tertarik dengan kata-kata pakdhe paijo tentang orang amrik suka ide2. nyantri disini(taiwan) budayanya hampir mirip dengan amrik, ide-ide terus yang diminta 😀 dan kemudian presentasi (menjajakan dagangan).

    salam

  2. jadi kesimpulannyam :

    kalau masih betah kerja di Deutshcewelle, perbanyak foto copy.
    kalau masih betah kerja di AT&T, perbanyak bikin blog ide brilyan.
    kalau masih betah kerja di Toyota, kudu bisa karaoke dan minum sake.
    kalau mau naik jabatan di perusahaan Indonesia, pacarin doleoe istri pimpinan.

    hehehe. humor bo, kata Pak Lek Gambreng.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s