SAP: Setan Aja Pusing (Intermezo tentang standard software SAP)


(Tulisan ini pertama kali dipublikasikan pada Wed Oct 22, 2008 8:53 pm)

Ferizal Ramli4Sebagai standard software (ERP) tampaknya SAP itu market leader nyaris
tak terkalahkan.

Lantas apa sih sebenarnya kelebihan SAP itu dibandingkan standard
software lainnya (ERP)? Jawabnya: Mahal dan Njlimet!
Itu kelebihan absolute SAP dari software lain. Aku juga heran kenapa
laku yah? Mungkin karena „S-etan A-ja P-using”. Jadi, dengan SAP kita
bisa ngalahin setan…

Dengan SAP, Alles ist möglich! Everything is possible. Yang jadi
masalah malah user-nya yang ndak donk (ndak ngerti) bagaimana cara
menggunakannya,
ha…, ha…

Tapi percayalah jika kita tahu SAP luar dalam, bicara tentang business
analis yang selama ini cuma ngebayangi dari dosen-2 kita ngecap,
ternyata dengan SAP semua bisa direalisasikan. Riil dan nyata!

Bisa buat OLAP, analisis dengan multi dimensional. Menerapkan balance
score card. Membuat integrative process chain dari company sampai
lebih 3 tingkat ke hulu supplier dan lebih 3 tingkat ke hilir
distributor. Membuat laporan keuangan konsolidasi dengan multi
accounting system,
multi currency dan multi-2 lainnya.

Pokoknya semua bisa sampai Setan Aja Pusing bagaimana bisa mampu
mengalahkan orang-2 yang ngerti SAP ha…, ha…

Berapa harga Software SAP? Saya tidak tahu persis angkanya dan berapa
lisensi yang harus dibayar oleh sebuah perusahaan yang memakai
aplikasi SAP per tahunnya. Tapi jika perusahaan untuk pertama kalinya
pake SAP. Menggunakan modul-2 standar FI (Financial Accounting), CO
(Management Accounting), MM (Material Management), SD (Sales and
Distribution), dan perangkat pendukungnya maka nilai Proyek instalasi
SAP jika untuk ukuran Eropa minimal 2 juta Euro.

Dari 2 Juta Euro paling banyak 40% untuk pembelian Software SAP, dan
sisanya minimal 60% untuk membayar konsultan, tapi biaya konsultan
bisa jauh lebih mahal lagi. Selain itu setiap tahunnya perusahaan
harus membayar lisensi ke SAP. Sayang sekali saya lupa angkanya…

Kenapa untuk konsultan mahal? Karena untuk meng-customizing SAP itu
adalah seni tersulitnya. Terkadang harus dilakukan Business Process
Design ngikutin teorinya Michael Hammer yang ndakik-ndakik itu. Lalu
membuat Integrasi System dan terakhir me-matching-kan antara
karakteristik standard software dengan kebutuhan perusahaan.

Berapa fee yang diterima seorang Konsultan untuk pekerjaan ini? Per
hari sekitar minimal 800 Euro! Jadi, ente bisa bayangin betapa
makmurnya itu perusahaan konsultan SAP yang memperkerjakan para
konsultannya. Tapi klo Konsultannya sih yah tergantung gaji dan bonus lah…

Tapi sepengetahuan saya, gaji minimal yang diterima oleh JUNIOR
Consultant SAP itu minimal 45.000 Euro per tahun plus plus plus atau
minimal 65.000 USD plus 3x. Tentu saja untuk Konsultan atau senior
konsultan pasti lebih tinggi lagi.

Nah, karena sang customer merasa membayar konsultannya 800 Euro per
hari maka Para Konsultan ini bekerja seperti gabungan antara
perbudakan intelektual plus pelacuran intelektual. Diperas,
seperas-perasnya.

Moral point-nya: Konsultan SAP itu ndak lebih bekerja layaknya budak
dan pelacur atau alias seperti (maaf yah sekali lagi maaf) budak sex,
ha…, ha…

Bodohnya, banyak orang berebut mati-matian belajar SAP yang setan aja
pusing. Padahal klo sudah bersertifikat SAP dan menjadi konsultan,
mereka ndak lebih bekerja layaknya “budak sex…” =))

Dunia ini memang membingungkan…

Salam,
Dari tepian Lembah Sungai Isar

Ferizal Ramli
Unternehmensberater/Corporate Consultant
Finance Compentence Service
Cirquent GmbH – BMW AG Group
81929 München

Iklan

20 thoughts on “SAP: Setan Aja Pusing (Intermezo tentang standard software SAP)

  1. moral of the story, nek ra salah: dadio konsultan SAP wae dari pada karyawan yang memakai jasanya SAP……

    XXX
    TANGGAPAN SAYA:

    La menurutku lewih kepenak dadi pemilik ke perusahan konsultan SAP thoh? 🙂

  2. penyakit implementasi ERP di Indonesia, jika terlalu njlimet (kayak SAP) user ndak mau entry data atau entrynya asal2 an

    masuk angin yang keluar juga angin….
    semua keunggulan jadi nothing

    data resultnya bisa2 mbalah menyesatkan perusahaan

    #

    XXX
    TANGGAPAN SAYA:

    Persoalannya karena jaringan semakin terintegrasi, karena bisnis saling terintegrasi, karena data saling terintegrasi maka entry data asal-2 an akan ditolak oleh sistem di perusahaan partner.

    Jadi, konsep bisnis sekarang inikan kolaborasi sehingga satu sama lain saling terkait dan terjadi mekanisme cross check dan rekonsiliasi data…

    Salam hangat,
    Ferizal

  3. Ngikut nimbrung…
    hehehe,
    mas.. eh, pak… eh, apa ya enaknya panggilnya?
    cuman mo nambahin kok..
    kalo gak salah lisence nya pertahun 22% deh

    lagi di jerman yah pak? enaknyooo…
    (dari dulu mimpi kuliah lagi di jerman..)

    salam kenal yah pak, mau donk ikutan discuss masalah SAP

    regards,
    putri

  4. Pengalaman saya mengelola proyek implementasi SAP memang pusing. Bagaimana tidak pusing mas, wong kita menghadapi banyakkk sekali masalah, seperti:
    – konsultan SAP yang sok tau, karena memang taunya ya SAP dan gak tahu persis mengenai business processnya user. Kalau user kasih tahu business processnya begini begitu, langsung dia ngomong: wah itu di luar standar SAP, wah itu out of scope, dsb. Ternyata kalau kita pelototin lagi, semua bisa dicustomizing di SAP dan tidak sulit-sulit amat;
    – user yang umumnya alot untuk mengubah cara kerja, mengubah cara menginput, dsb. pokoknya semuanya alot dah;
    – yang lebih susah lagi, user yang memang merasa bahwa dengan diterapkannya erp, kerjaan dia jadi kurang, ujung-ujungnya takut kehilangan kerjaan.
    – top management selalu menekan agar tidak over budget, on time. dsb.
    Semua masalah menumpuk, harus ditangani dengan bijaksana dan bijaksini. Kadang kita harus ikutin apa kata user, kadang harus bijak juga ikutin konsultan, dst. Harus pandai mengayun-ayunlah supaya semua pihak bisa terakomodasi dengan baik dan proyek lancar.
    Yang paling enak sih SAP-nya, dia cuma jual aja dan narikin biaya maintenance tahunan. He.. he…
    Salam,
    bagus

  5. alo mas Feri …

    sap wanna be neeh

    Koq jmn skrng susa ya nyebur bid sap
    apa demandnya di indo mang dikit.
    kbnykan minta exp.

    Kalo ada peluang (uda 1 1/2 taon nyari gk dpt2)
    beri tau dunk -> mysapbasis@hotmail.com

    aye uda lmyn bs basic basis ama abap

    —————————————-
    Butuh SAP IDES ECC 6 / IDES R/3 for exercise(indo) & learning
    contact mysapbasis@hotmail.com

  6. hi suami ku org sap mm
    kebetulan skr krja di oil company qatar.
    sap itu sebenernya simple kok, krja nya nyantai
    tapi klo msh baru implement emng buanyaak bgt kerja nya,,

  7. hey mas, salam kenall.. saya smster 5 Winf di brandenburg.. dan lagi sibuk nyari praktikum.. und zwar.. saya minat bgt sama SAP.. sjauh ini 2 smster ERP dgn tema Man.organisation dan skrg smpe sma produktion,logistik,u vertrieb..kalo boleh seandainya ada link praktikum yg mas tau.. mngkin kita bsa tukar info.. makasih mas sblumnya..

    Mfg
    Bobby

  8. Beruntungnya yang bisa terjun di SAP dan menjadi konsultant. Saya sangat ingin mendalami dan ikut proses dr “nol” sampai “go live”, alesannya simple karena kebanyakan yang dibutuhkan yang sudah berpengalaman misal min 3 cycle. Sekarang saya memang bekerja sebagai “Super User” SAP di sebuah perusahaan Jepang di Indonesia. Saya membantu SAP users modul PS, MM, SD dan FICO yang mengalami masalah ato error di daily job mereka. Tapi hanya sebatas membantu memberikan solusi dasar saja dan tidak sampai trouble shooting…. Ingin rasanya terlibat dalam satu tim dengan orang2 yang sudah profesional di SAP, tapi belum ada kesempatannya….

  9. wah SAP skrg udh booming banget yaa 😀 dari semua komen, kayaknya ribet belajar SAP ini, hmm tapi kalau di analisa SAP ini hanya sebuah soft design aja deh, kok jadi ribet gitu ya, sampai perusahaan harus bayar royalty dan konsultan? bayar programmer bukannya jauh lebih murah? ada error tinggal di debug, maintenance lebih aman dan praktis. selama pengalaman saya bekerja sebagai programmer dan membuat belasan program, belum ada program, modul atau analisa data yang tidak bisa diselesaikan. Accounting system yang saya ciptakan saat ini juga sama seperti SAP, multicompany, multyreport, integrated dengan subsystem ( payrool, inventory, vehicle, manufactur, dll ). program ini saya ciptakan sendiri dan berjalan kurang lebih 5 tahun s/d skrg. SAP dibangun berapa ribu programmer yaaa??? 😀

  10. Mas Ferizal,
    Saat ini, terhitung october 2012 kemarin, di perusahaan kami “Freeport” sudah mulai Go Live SAP, saya lebih banyak menggunakan Plant Maintenance kapasitas sebagapi Planner Production, yang ingin saya tanyakan, hal apa yang harus saya lakukan baik itu basic dasar training untuk meningkatkan pengetahuan tentang SAP, hingga bisa ke tahap konsultan, terimakasih.

  11. Dear Mas Feri,

    Saya tiba-tiba saja disodok pertanyaan sama bos tentang SAP.
    Maaf, kalau boleh saya mohon informasi. Apakah ada software yang sejenis dengan SAP, baik yang berbayar maupun yang free.

    Teman IT saya lagi error, ngga bisa saya hubungi. Hadewww…. Nanya mbah google semakin ruwet karena basic saya juga bukan dunia informasi perteknologian, hee…

    Terima kasih banyak informasinya, ya Mas

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s