Saatnya belajar…

23 Jan

Kemiskinan dalam tekanan lapar dan tiadanya tempat berteduh, aku pernah lewati itu semua

Ketakutan akan tiadanya kepastian masa depan, aku sudah kalahkan itu

Tuntutan atas penguasaan dari ilmu dan keahlian, aku sudah kuasai

Kompetisi frontal dalam pertarungan global, aku bisa menangkan

Hanya saat aku harus mengontrol egoku dibawah logikaku, menguasai nafsuku di dalam kuasa nuraniku, memahami diriku dengan spirit kebenaran dan kejujuran maka diperlukan kepala tertunduk dengan rendah hati secara ikhlas mengakui bahwa aku masih perlu belajar untuk menyempurnakannya.

Semoga sang waktu masih bermurah hati untuk mau menjadi Guru Kehidupan buatku…

-Dari Tepian Lembah Sungai Rhein-

(Foto Karya Armita Budiyanti)

SBY dan Bocah-Bocah Pemberani

21 Jan

SBY mohon sedikitlah tunjukkan nuranimu. Rakyatmu para bocah ciliik di Lebak sana bak Indian Jones harus berjudi nyawa bergantung tali di atasn sungai untuk berangkat ke sekolah mengejar ilmu dan menata masa depan. Mereka adalah bocah-bocah kecil pemberani pantang menyerah menyambut masa depan. Mereka lah spirit bangsa ini.

Sementara anda SBY? Siapa anda? Tanpa malu, disaat bocah kecil itu mempertaruhkan nyawannya karena tidak ada dana membangun Jembatan yang rusak, anda malah bermaksud memesan pesawat super mewah untuk kenyamanan anda.

SBY, melihat betapa pengecutmu yang berlindung dalam fasilitas kemewahan negara dan memberikan bocah-2 kecil di Lebak bertaruh nyawa, saya jadi kasihan padamu. Kamu terlihat begitu memilukan…

Inilah kemewahan Pesawat SBY:

http://www.facebook.com/photo.php?fbid=10150518248592444&set=p.10150518248592444&type=1&theater


(Karya: Anton Dwisunu Hanung Nugrahanto dari Tempo)

Dan inilah keberanian para bocah itu:

http://tv.liputan6.com/main/read/3/1073391/0/bersekolah-bagaikan-berjuang-melawan-maut

SAP, Istana Dobris, selingan indah diantara kepenatan…

21 Jan

SAP: SPRO –> Reference IMG –> Kepenatan!

Beberapa saat belakang ini saya mendapat tugas untuk memastikan “Go Live” implementasi proyek SAP di 2 negara: Ceko dan Slowakia plus “Fit/Gap Analysis” di Austria supaya berjalan sukses. Jika dulu saat jadi konsultan, saat tugas pasti tidak punya waktu; pulang kerja langsung terlelap. Untunglah saat ini kerjanya cuma memastikan bahwa para konsultan yang mengerjakan proyek sudah mendesain semuanya secara benar. Sisa waktunya, bisa sedikit melepas kepenatan.

Easy Access: Istana Dobris –> Selingan Indah…

Istana Dobris atau “Dobris Castle” konon khabarnya dulu adalah istana Raja Bohemia. Tempat singgah sang Raja jika sedang melakukan tradisi olah raga berburu. Istana Dobris terletak di tepi sungai di bibir masuk kota kecil Dobris, yang kira-kira 40 km dari Ibu kota Praha di Republik Ceko.

Saat ini, salah satu sisi sayap istana tersebut disulap dijadikan Hotel: „Chetau Castle Dobris Hotel“. Di istana itulah, kebetulan perusahaan tempat saya merumput mem-booking kamar hotel tersebut buat para konsultannya. Tampaknya Istana itu sekarang menjadi tempat singgah para konsultan setelah selesai “berburu dan berkejaran dengan waktu” agar proyek implementasi SAP tepat waktu :)

Inilah beberapa keindahan Istana Dobris…

PS.
Beberapa foto diambil dari internet karena hasil jepretannya lebih profesional

Dimusim dingin dari Tepian Lembah Sungai Danube,

Ferizal Ramli





Mengapa Para Wanita harus menolak diduakan?

19 Jan

Kesalahan terbesar para wanita adalah mereka menganggap cinta dan sayang seorang lelaki adalah sebuah materi.
Jadi pada saat seorang lelaki memiliki 2 atau lebih wanita maka mereka berpikir cinta sang lelaki adalah cinta yang terbagi…

Para jeng ayu semua, kuberitahukan sesuatu padamu…
Cinta lelaki itu bukan materi
Cinta lelaki itu A-materi
Cinta lelaki itu adalah spirit
Spirit sayang untuk bersama melebur dalam kebahagiaanmu

Karena cinta seorang lelaku itu adalah spirit
maka saat lelaki mencintai banyak wanita, sesungguhnya dia tidak sedang membagi cintanya…
Itu bebarti dia sedang memberikan 100% sepenuhnya cintanya padamu…
Dia juga memberikan cintanya 100% pada dia…
Dia juga memberikan cintanya 100% pada dia yang lain…

Anda, dia dan dia yang lain menerima semuanya utuh 100% cinta sang lelaki itu.
Tidak ada kata cinta dibagi
Dikarenakan cinta itu a materi, dia adalah spirit kasih sayang yang tidak bisa dibagai seperti materi…

Percayalah padaku jeng ayu semua…
Aku mengatakan ini berdasarkan pengalamanku sebagai lelaki…

(Wakakakakakak, jangan terlalu serius membaca postingan saya yah. Cuma untuk membuat kita semakin berceloteh bersahabat)

7 Alasan kenapa kuliah di Jerman Fardhu Ain Hukumnya!

12 Jan

Kuliah yang paling bagus itu ke Jerman! Bukan karena saya lulusan Jerman tapi ijinkan saya utarakan kelebihan kuliah di Jerman…

Kelebihan Kuliah di Jerman 1: kualitasnya amat sangat baik merata di seluruh bidang study maupun seluruh universitas yang ada di Jerman. Ada 375-an Perguruan Tinggi di Jerman dan semuanya berkualifikasi BERMUTU secara MERATA. Semuanya berkualitas baik.

Pertanyaan paling TIDAK relevan bagi calon mahasiswa baru yang akan kuliah ke Jerman: “Universitas apa di Jerman yang paling bagus?”

Pertanyaan itu TIDAK relevan karena semua universitas di Jerman itu kualitasnya bagus atau malah bagus sekali. Jadi, yang terpenting anda diterima dan bisa lulus!

Kelebihan Kuliah di Jerman 2: Bidang teknologi, Sains canggih. Bidang Ekonomi memimpin dunia. Bidang Filsafat, Seni, Sosial terdepan.

Nyaris tidak negara yang mampu mengimbang Jerman dalam Inovasi sains dan Teknologi.

Tercatat 5 “Nabi Ilmu Sosial” adalah didikan tradisi pemikiran Jerman: Ada Martin Luther “nabi”-nya Kristen Protestan, ada Johann Wolfgang Goethe “nabi”-nya Islam, Karl Mark “nabi”-nya Atheis, Frederick Nietzsche “nabi”-nya Agnostik serta Rudolf Steiner “nabi”-nya Ilmu Klenik. Negara mana yang punya intelektual sosial sehebat Jerman?

Dalam dunia seni pun para composer Jerman adalah yang terbaik di dunia: Wolfgang Amadeus Mozart, Ludwig van Beethoven atau pun Johann Sebastian Bach. Mana ada Negara di dunia ini yang bisa melahirkan begitu banyak komposer yang amat melegenda yang tidak pernah lekang oleh waktu?

Di bidang Ekonomi pun, daya tahan ekonomi Jerman teruji oleh waktu. Bersama Jepang yang hancur total kalah dalam perang dunia II, bangkit sebagai kekuatan ekonomi dunia. Bedanya, Ekonomi Jerman tidak pernah mengenal krisis. Jepang dalam 2 dekade lebih ekonominya stagnan dalam krisis. Amerika dan Inggris serta Eropa lainnya sejak 2 tahun ini terjebak dalam krisis yang dalam. Jerman tampaknya masih tetap kuat untuk waktu-waktu mendatang.

Kelebihan Kuliah di Jerman 3: Biaya kuliah untuk kualitas yang begitu bagus nyaris GRATIS! Meskipun ada yang bayar terutama Program MBA Internasional, tetapi program lainnya biayanya GRATIS.

Tentu saja ada 2 negara bagian yang terapkan pembayaran relatif kecil yaitu 500 Euro per Semester yaitu negara bagian Bayern dan Baden Wurttemberg. Hanya kuliah di negara-negara bagian lainnya adalah GRATIS. Bahkan untuk Program S-3 malah anda digaji!

Kelebihan Kuliah di Jerman 4: Buat lulusannya, tersedia Program ZAV yaitu kerja sama Pemerintah Jerman dengan Pemerintah Indonesia. Dicariin kerja plus dpt subsidi 600 Eur /bln slm 2 tahun selain honor yang anda terima dari pemerintah Indonesia. Anda pun dibiayai kembali tanah air dan pekerjaan sudah siap menunggu anda.

Syarat untuk ikuti Program ZAV ini adalah anda harus lulus kuliah. Lalu tinggal daftar tawaran kerja yang tersedia di website-nya. Setelah anda diterima dan prosedur administrasi dipenuhi maka sudah ada instansi di Indonesia yang siap terima anda tanpa harus di tanah air anda bawa-bawa map lamaran kerja dan cari kerja dulu. Kan ah gengsi lulusan Jerman kok jadi pengangguran dulu? Lulusan universitas negara lain nganggur yah bisa. Tetapi lulusan Jerman nganggur? Apa kata dunia?!!!

Kelebihan Kuliah di Jerman 5: Prestise Reputasi lulusannya. Tidak ada tuh anak orang kaya, asal punya uang kuliah di Jerman bisa lulus! Kalau di negara lain yang universitasnya harus bayar mahal yah biasalah anak orang kaya gampang lulus. Kalau di Universitas Jerman hanya orang yang memenuhi standard kualitas akademik tradisi Jerman lah yang bisa lulus.

Jika anda lulusan dari Amerika atau Australia maka anda harus menyebut dulu nama Universitas dimana anda lulus. Jika anda cuma nyebut lulusan Amerika atau Lulusan Australia maka orang akan pikir anda pasti lulusan dari universitas level Cheng-Cheng Po.

Tetapi jika anda lulusan Jerman anda cukup menjawab: Made in Germany!

Masyarakat dunia juga tahu itu jaminan dari tradisi pendidikan berkualitas dan butuh dedikasi serta integritas tinggi untuk bisa lulus dari tradisi pendidikan tersebut!

Kelebihan Kuliah di Jerman 6: Berkesempatan bisa kerja di Jerman setelah lulus

Berbeda dengan Inggris yang sangat pelit memberi ijin visa kerja buat lulusannya. Apabila anda lulusan Jerman dan punya kualitas baik maka anda punya kesempatan besar berkarir di Jerman: menjadi Pemain Dunia dalam Pertarungan Global! Memahami dan bernafas di perusahaan-perusahaan Multi National Jerman dan mengerti apa arti sebuah dedikasi kerja Profesional dan berkualitas!

Kelebihan Kuliah di Jerman 7: Dengan kesejahteraan yang dimilikinya, Jerman menyediakan beasiswa 5.000 (lima ribu) orang Indonesia (perhatikan khusus untuk Indnesia) untuk studi Program S3 kuliah di Jerman. Program ini berlangsung selama 10 tahun.

Bisa dibayangkan betapa besarnya jaringan Jerman dalam 5 tahun mendatang dan seterusnya di Indonesia. Jika Program 5.000 doktor itu bisa mulus maka dalam beberapa tahun ke depan begitu banyak para intelektual Indonesia alumni Jerman yang mewarnai dan berkarya di tanah air. Ini adalah sebuah jejaringan intelektual yang luar biasa jika anda bersinerji di dalamnya….

Jadi buat anda yang punya adrenalin tinggi, intelektual memadai serta spirit untuk maju besar maka sekolah di Jerman adalah Fardhu Ain buat anda. Anda termasuk dalam golongan orang-orang yang merugi kelak jika abai menunaikan kewajiban ini.

Dari Tepian Lembah Sungai Ruhr – Duisburg,

Ferizal Ramli

“Self-Help” dan “Zelf-Critiek” — sebuah kutipan dan Hatta

7 Jan

2 kata kunci penting membangun masyarakat sejahtera…

Saya coba artikan (menggunakan kata yang saya mengutip dari Rosihan Anwar, dan Rosihan Anwar mengutip dari Mohammad Hatta): “Self-Help” dan “Zelf-Critiek”.

Hatta menggunakan “self-help” atau menolong diri sendiri untuk menyatakan bahwa masalah perekonomian suatu bangsa itu harus diselesaikan oleh dirinya sendiri secara mandiri. Tidak tergantung pada orang lain. Jika pada konteks hari ini, tidak tergantung pada hutang luar negeri.

Hatta menggunakan “zelp-critiek” atau mengintropeksi diri sendiri untuk menyatakan bahwa masalah-masalah politik, keadilan hukum dan ketidakadilan sosial itu harus diatasi dengan melakukan intropeksi dan perbaikan diri.

Ada yang menarik dari penggunakan kata tersebut oleh Hatta yang dipilih dari 2 bahasa yang berbeda.

“Self-Help” itu jelas dalam B. Inggris. Mungkin Hatta pilih itu dalam B. Inggris karena secara Ekonomi orang Anglo-Saxon itu berjiwa wirausaha, berjiwa dagang dan pandai mengoptimalkan sumber-2 Ekonomi untuk kemakmurannya.

“Zelp-Critiek” itu dalam B. Belanda. Sangat mungkin Hatta memilih B. Belanda (Eropa Daratan) dikarenakan jiwa orang Eropa daratan yang rasionalis dingin, kritis dan selalu melihat bahwa persolan keadilan sosial dan kesetaraan hukum (seperti spirit revolusi Perancis) adalah masalah penting yang harus diselesaikan sebagai syarat membentuk masyarakat yang bermartabat.

Selamat Tahun Baru 2012 Tanah Airku

1 Jan

Bulan September saat bertemu dengan Anies Baswedan di Berlin, saya dihadiahi 7 buah buku: 3 jilid buku Trilogi Autobiografi Mohammad Hatta dan 4 jilid buku tulisan Rosihan Anwar “Sejarah Kecil Indonesia”.

Inilah cuplikan perkataan Anies saat menghadiahkan buku itu padaku:

“Zal, Bacalah buku-2 itu. Trilogi Hatta akan membuatmu bisa merasakan spirit idialis seorang Hatta: muslim yang relijius, intelektual yang visioner, lugas dalam berdiskursus, jujur saat memegang amanah dan tetap hidup dalam kesederhanaan. Spirit dari pemimpin seperti inilah yang membuat kita bisa merdeka meskipun 95% rakyat kita saat itu adalah buta huruf.

4 Jilid Catatan Rosihan Anwar akan membuatmu benar-benar bisa memahami catatan mosaik bangsa Indonesia dari masa Pergerakan, Masa Kemerdekaan, Masa ORLA, Masa Orba sampai Era Reformasi. Cerita kesaksian lengkap atas perjalanan bangsa Indonesia. Dengan membacanya, kamu bisa lebih mengenal bangsamu secara utuh. Ini akan membuat bangga menjadi bangsa Indonesia”, begitu kira-kira saran Anies padaku.

Malam ini tepat di malam akhir tahun 2011, beberapa jam sebelum pergantian tahun baru menuju 2012 di München, dengan susah payah disela-sela kesibukan kerjaku, akhirnya ke-7 jilid buku itu (yang total jumlah halamannya hampir 2.000 halaman) berhasil kutamatkan.

Lega, optimis, antusias, bahagia dan ada rasa bangga telah menjadi bagian dari bangsa Indonesia begitu deras berdegup di dada.
Selamat Tahun baru Tanah Airku…
Selamat Tahun baru Tanah Tumpah Darahku…
Semoga kemakmuran akan segera terwujud diatasmu…

Dari Tepian Lembah Sungai Isar – München
3 Jam sebelum Pergantian Tahun menuju 2012

Ferizal Ramli

Fatwa Tahun Baru

29 Des

Dihalalkan pada seluruh mahasiswa Indonesia mencuri untuk 1 perkara yaitu: mencuri ilmu!
Jika Professor anda atau ada orang pinter yg tidak mau membagi ilmunya maka curi saja, lalu kelak gunakan ilmu tsb saat kembali ke tanah air.

Diharamkan buat anda yang sekolah ke Luar Negeri dengan bea siswa GAGAL utk mendapatkan ilmu sebanyak-2nya apalagi TIDAK lulus. Jika anda sampai gagal maka anda harus membayar kesalahan itu dengan dedikasi tanpa lelah atau anda lebih memilih menjadi orang tanpa kehormatan?!

Saatnya Berjuang, Berdoa dan Berkarya…

29 Des

Sabar tertinggi itu adalah saat kita berani mempersembahkan beban ketakutan, kekhawatiran, ketidakpastian kita dalam bentuk tertunduk dalam sujud doa…

Taqwa tertinggi itu adalah saat dengan tetap teguh bekerja dimasa-masa sulit untuk merubah segala ketidakpastian menjadi sebuah karya nyata yang pasti…

Ilmu tertinggi itu adalah saat kita dengan rendah hati belajar mengambil hikmah atas berbagai masa-masa sulit yang kita alami untuk kemudian bisa berbuat lebih baik dikemudian hari…

Dialog dalam Diam: Kekuatan hati, Penguasaan Ilmu dan Ketangguhan Jatidiri

29 Des

(Kutipan cerita Legenda Nagasasra Sabukinten karya SH Mintaredja)

…dalam tekanan tanggung-jawab selaksa beban tanpa daya, Ksatria Mahase Jenar pemilik ilmu aji pamungkas “Sasrabirawa” yang telah terkulai tanpa daya hanya punya 2 pilihan: (1) menyerah terhina atau (2) menemukan inti kekuatan jatidirinya, “um die Herausforderung zu überwinden”, “to overcome the challenges!”

Dia tidak takut “terbunuh”!Dia hanya takut pada penyesalan yang begitu bergemuruh di dada. Dia sadar, kekalahan ini pasti membuatnya tidak mampu menyelesaikan tanggungjawab,—atas berbagai kelebihan bakat yang telah diberikan Sang Pemilik Hidup—, untuk mendedikasikan anugerah bakatnya untuk kebaikan.

Dalam diam, dikeadaan payah amat sangat, diputuskan untuk menemukan inti dari kekuatan jurus pamungkas “Sasrabirawa”. Dipusatkan seluruh kekuatan hatinya sehingga mengatasi kelelahan jasadnya. Jasad itu hanya wadag. Hanya raga yang lemah dan mudah lelah. Tetapi kekuatan hati adalah manifestasi dari kebesaran spirit Sang Pencipta. Hati yang penuh tekad tidak akan pernah lelah sehingga kita mampu menemukan inti kekuatan sejati dari jatidiri kita.

Ditutup matanya. Dilupakan hiruk-pikuk kehidupan. Seluruh kekuatan hati dipusatkan hanya untuk mememukan intisari dari ilmunya. Hanya dalam diamlah kita mampu berdialog dengan diri kita sendiri. Diam bukan berarti madeg. Diam sesungguh proses dialog yang kebak, untuk menemukan kekuatan hati, menguasai intisari ilmu. Penguasaan intisari ilmu dan hati yang kuatlah sejatinya kekuatan jatidiri kita untuk menyelesaikan berbagai tantangan, memenuhi tanggung jawab dan mendedikasikan karya.

Cerita Ksatria Mahesa Jenar dalam Legenda Nagasasra Sabukinten karya SH Mintaredja tampaknya bukan cerita biasa. Itu cerita kehidupan mengalir penuh makna. Sayang sekali jika anda belum pernah membacanya… :)

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 144 pengikut lainnya.